Monday, December 25, 2006

Sibuk... sibuk...

Ini judul yang pas untuk hari ini. Seharian sejak bangun tidur sampe' malam saya dan David sibuk bukan kepalang. Sudah sejak lama memang kami merencanakan "hari sibuk" ini. Jarang-jarang David dapat kesempatan liburan agak panjang kayak begini (meskipun doi kerja di rumah setiap harinya, tapi sama ji bohong ka ndak ada waktu buat dia selain kerja-kerja-kerja buat kantor... maklum mami, mengejar setoran, hehehehe... kayak sopir pété-pété saja). Dan cuma hari ini dan besok kita bisa beres-beres sebelum anggota Keluarga Kearns dari segala penjuru (hee hee) datang liburan mulai Rabu sampe' akhir tahun, insya Allah. Boleh juga dibilang, ini merupakan saat-saat paling tepat untuk pattasa' alias mappa'biring (membereskan rumah) menjelang kehadiran buah hati yang tidak lama lagi (insya Allah) akan hadir memeriahkan keluarga kecil kami (ya sekitar 5-6 minggu lagi! Wow!!!). Karena kami yakin, urusan beres-beres rumah tak akan sempat lagi (terutama saya) kami lakukan kalo si kecil tiba.

Sejak pagi, saya mulai sibuk membereskan dapur dan pantry yang sudah lama centang perenang sementara David mengatur ulang peralatan coffee maker-nya serta segala pernak-perniknya di meja yang dulunya tempat oven microwave. Suamiku ini memang 'his father's son', hehehe... sama-sama coffee-freak dan hobby mengoleksi segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi. Dan sambil membereskan dapur, saya sempatkan juga mengerjakan laundry (cucian)... mensortir pakaian dan mencuci tangan pakaian yang 'delicate'. David hanya geleng-geleng kepala... tapi dia mengerti kalo isterinya ini "pure Gemini" alias punya sifat khas Gemini yang tidak bisa mengerjakan cuma satu hal dalam satu waktu (hahahaha) alias tukang bosan kalo kerja monoton. Tapi semua beres 'kan? Begitu alasanku kalo dia melontarkan keheranannya (padahal... dalam hatinya dia pasti terkagum-kagum karena saya bisa lakukan semua dan beres pada saat yang bersamaan, hahahaha).

Menjelang sore, tidak terasa... kami baru sempat makan siang. Habis itu lanjut beres-beres lagi. Menjelang Maghrib baru deh selesai semua, tinggal tunggu cucian yang lagi dikeringkan di dryer. Sambil duduk di sofa, saya baru perhatikan ternyata pergelangan kedua kakiku bentuknya jadi aneh... Waddduuuhh... they're swollen alias bengkak! Bukannya kaget dan takut, saya malah jadi tertawa terbahak-bahak. Habis... lucu blah... kayak bukan kakiku! David yang duduk di sebelahku bukannya ikut tertawa... malah memandangi saya dengan prihatin: "It's not funny at all, Baby! I've been telling you not to work like crazy and that you should take a little break and put your legs up... but you just didn't listen, so stubborn. Now look... that doesn't look good at all!". Ceramah mi sédéng suamiku... Oke mi padéng, berhenti ma' kerja untuk hari ini. Hehehe... ka selesai memang tongmi yang jadi prioritasku hari ini... Nakal memang tongka' di'?!

Sementara istirahat dan ksi naék kaki, dari beranda depan David sambil agak mannoko'-noko' (rada ngomel) masuk membawa boks besar yang agak basah... Oh, akhirnya sampe' juga kiriman Mom and Dad dari California yang sudah kami tunggu sejak seminggu lalu. Doi rada sebel soalnya tukang antar paket tidak menekan bel dan dengan cueknya menaruh boks tersebut di teras depan padahal sejak pagi hujan turun constantly (meski cuma light rain). Ah, masa bodo' deh dengan boks yang basah... yang penting dapat hadiah, hehehehe...

Isinya buanyaaaak!!! dan terbungkus rapih satu-satu dengan label nama masing-masing: buatku, David, Iman, dan tidak ketinggalan... buat Junior!

Yang pertama kubuka hadiah buat Junior. Awwww... they're soooo cute! Doi dapat satu jaket musim dingin warna pink (moga-moga bener deh ntar si baby "Z"... kalo jadi baby "H" ya ndak papa juga pake' pink, hee hee), peralatan makan bayi Tivoli oleh-oleh dari Kopenhagen (Denmark), dan boneka kain khas Jerman. Memang, hadiah-hadiah yang kami terima 90% adalah oleh-oleh Mom and Dad sewaktu liburan cruise (kapal pesiar) keliling negara-negara di kawasan Baltik musim panas lalu. Sedangkan untukku ada buku tentang parenting (tapi ini buku untuk lucu-lucuan), apron dari Belanda (mertua tahu klo diriku suka masak, hee hee), tegel keramik antik dari naturalisch museum Belanda, tea egg (ini saringan teh yang bentuknya bulat menyerupai telur... makanya disebut tea egg), dan pepper mill buatan perusahaan ternama Peugeot (klo dengar namanya, lebih kita kenal sebagai mérék mobil di'?!). Seru juga... saya dapat pepper mill itu sedangkan David dapat salt mill-nya. Jadinya satu pasang deh... kayak kita berdua *wink*wink* saling melengkapi. Pintar juga tuh Mom and Dad kasih hadiah.

Hadiah buat David selain salt mill, kebanyakan Lego dari Denmark mulai dari coaster (alas untuk gelas), orang-orangan magnet, sampe' satu set mainan bongkar pasang ala Lego. Saya sempat godain dia... kapan ada waktu untuk "main" bongkar pasang robot-robotan itu mengingat sibuknya dia dengan kerjaan kantor. Dan karena Iman baru akan kami jemput besok siang, hadiah buat dia masih menunggu untuk dibuka...

Oh iya, semalam (Christmas eve) saya sempatkan nonton berdua dengan David film The Good Shepherd-nya Matt Damon di bioskop dekat rumah. Saya pikir itu malam natal pasti deh bioskop agak kosong. I was wrong!!! Malah hampir semua theatre penuh... mulai dari anak-anak sampe' nenek-nenek. Kata David memang sudah jadi tradisi tidak tertulis di sini bagi yang tidak merayakan Natal untuk menghabiskan christmas eve dengan nonton film di bioskop dan makan chinese food. Heh?! Well, lingkungan sekitar Rockville memang cukup banyak orang Yahudi-nya, bisa dilihat dari banyaknya synagogue yang 'bertebaran' di sini, selain itu ada juga beberapa vihara (ada yang dekat malah dengan rumah kita). Yang belum saya lihat cuma "pura" atau tempat sembahyangnya orang Hindu... padahal di sini Indian (South Asian) community-nya cukup banyak.

Anyway, sudah mi dulu deh cerita sibuk sibuknya. Besok rencana masih mo lanjut beres-beres... dan menyeterika cucian hari ini. Soalnya yakin deh seminggu ini ndak bakalan sempat mencuci dan seterika karena cukup padatnya rencana menghabiskan waktu liburan dengan keluarga besar Kearns, insya Allah.

Later...

Sunday, December 24, 2006

Festival of Lights

Last night after we came back from lunch at the Ryan's, we drove around our neighborhood to see how our neighbors decorate their houses with lights. I call it a "Festival of Lights". It was really awesome! 'Though, it's hard to take pictures with my "old" camera without using a flash and most of the pics were taken from the car. I hesitated to use the flash as I didn't want to freak anybody out.

Festival of Lights

It was really great and I enjoyed it so much. Hope you do too!

To see the whole set, simply CLICK HERE

Saturday, December 23, 2006

Saturday Lunch at the Ryan's

Akhirnya bisa juga ketemu dengan keluarganya Tom (Tom ini sahabat karibnya David sejak jaman dahulu kala) - The Ryan's - di Kensington sekitar 12 menit dari rumah kami. Kebetulan Tom dan istrinya Dawn serta anak mereka Declan dari Philly (Pennsylvania) datang berkunjung untuk merayakan Natal bersama keluarga besar mereka di Kensington. Senang sekali bisa ketemu Tom, Dawn dan Declan lagi, dan (saya dapat) berkenalan dengan orangtua Tom, Jim dan Kathy serta dua saudara perempuan Tom yang kebetulan juga sedang kumpul di sana: Mary Anne dan Emily. Sayang, di foto anggota keluarga Ryan yang lain tidak ikutan berfoto. Kathy sedang tidur siang, sedangkan Mary Anne dan Emily lagi sibuk ngurus kado natal buat keluarga mereka.

At the Ryan's

David dan Tom ngobrol tak habis-habisnya. Heran deh... ini orang dua jarang keep in touch, tapi kalo sekali ketemu kayak tak terpisahkan saja, hehehe... kayak dunia milik mereka berdua saja. Sedangkan saya dan Dawn sibuk saling bertukar cerita tentang pengalaman hamil. Maklum, kami berdua emang "bumil". Dawn is expecting her second child due next June (insya Allah). We both were sooo excited! Sementara Declan? Hee hee... he's busy helping his grand dad (he calls him "Papa" or "Poppa"?) cleaning up... soooo cute!!!

Declan's helping Papa Declan's cleaning up

Makan siangnya ala Amerika betul... roti isi (sandwich), cuma isinya ndak pake' daging seperti biasanya... melainkan sayuran (bawang bombay dan green pepper alias paprika yang ditumis) dan jamur portobello yang dipanggang, dan tentu saja tidak ketinggalan kejunya! Trus dessert-nya dengan Berry Berry Cake dan Mandarin Marble Cake yang saya bikin sendiri. Alhamdulillaah... mereka semua suka .

Kami menghabiskan waktu di rumah Keluarga Ryan hingga jam 4 sore. It was such a fun time at the Ryan's!!! Sebelum pamit, kami janjian insya Allah akan mengunjungi Tom dan Dawn lagi tahun depan bulan Maret untuk melihat Festival Bunga yang merupakan kegiatan tahunan di kota Philadephia (tahun ini kami juga ke sana). It's gonna be so interesting karena temanya untuk tahun 2007 adalah "Ireland"! Hhhmmm...

Friday, December 22, 2006

Selamat Hari Perempuan

Di tanah tumpah darahku, setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Banyak sekali yang salah kaprah dengan menyamakan konsep Hari Ibu dengan Mother's Day yang diperingati di "barat" pada hari Minggu kedua di bulan Mei. Padahal menurut sejarahnya, Hari Ibu ditetapkan sebagai peringatan terhadap pelaksanaan Kongres Perempuan (Indonesia) yang pertama yang diadakan pada tahun 1928 yang berkaitan dengan upaya mengikutsertakan perempuan Indonesia secara aktif dalam kegiatan/perjuangan memperoleh kemerdekaan... dan tidak ada hubungannya dengan "hari penghargaan terhadap ibunda" kita.
Tapi kemudian, 'salah kaprah' tersebut merupakan salah kaprah yang manis... paling tidak ada hari di mana kita kembali introspeksi betapa tak ternilai apa yang telah Ibunda berikan kepada kita. Sedangkan menurut pendapatku, penghargaan terhadap kasih sayang, cinta dan jasa Ibunda terhadap kita bukan dinyatakan dalam satu hari dalam setahun saja... tapi setiap waktu. Seperti Rasulullaah shollallaahu 'alayhi wasallam bersabda:
"Al-jannatu tahta aqdaam al-ummahaat"...
Surga berada di telapak kaki para Ibu
Hari ini, tanggal 22 Desember 2006... saya mengucapkan selamat kepada sesamaku, kaum perempuan Indonesia, bukan hanya yang ber"status" sebagai ibunda, tapi juga kepada anak perempuan, nenek, buyut perempuan, perempuan karir, ibu rumah tangga, dan seterusnya...
Viva Perempuan Indonesia!
Selamat Hari Perempuan...
Jaya dan bersinar-lah dirimu di manapun engkau berada

Thursday, December 21, 2006

Treasure the Chesapeake!

Hampir tiga tahun yang lalu sewaktu saya mengabarkan "my great news" that I met someone special dan berencana hijrah ke (Washington) DC area ke Pak Dadang (beliau ini supervisor saya semasa kuliah undergrad dulu... sekarang menjabat sebagai Pembantu Rektor II Universitas Hasanuddin), reaksi pertama beliau setelah mengucapkan selamat adalah "godaan" kesempatan untuk nyambung sekolah lagi. Kata beliau, (kira-kira seperti ini): "Yaty, itu kan (Washington DC area) tempatnya estuari terbesar di dunia! Program Kelautan (Marine Science)nya dalam pengelolaan watershed alias DAS (daerah aliran sungai) dan estuary-nya sangat bagus! Kalo butuh rekomendasi untuk lanjut PhD beritahu saya ya..."

Waktu itu, reaksi balik saya cuma nyengir . Dalam hatiku bilang, iiihhh Bapak deh... kita berencana mo hijrah karena menikah malah digoda untuk sekolah lagi! Hee hee... Niat untuk lanjut sekolah lagi memang selalu ada "bara"nya... tapi karena berumahtangga merupakan hal yang sangat sangat baru bagiku ditambah lagi penyesuaian dengan situasi dan kondisi di negara baru yang akhirnya jadi "rumahku", "bara" itu jadi agak mendingin (tapi ndak sampe' padam, 'gaaang!!! ). Belakangan setelah beberapa bulan di sini, dan sempat melihat secara langsung DAS dan estuari terbesar di dunia yang dimaksud Pak Dadang itu, baru saya sadari kalo ternyata memang betul apa kata beliau... it's really tempting! sangat menggoda iman!!! Well, nanti dulu deh... ini saya lagi menikmati betul jadi ibu rumah tangga (insya Allah tidak lama lagi jadi Ibunda). Sekolah (dan juga kerja) nanti saja dilanjut kalo anak(-anak)ku sudah bisa mandiri dan ikhlas ditinggal Bundanya kerja dan sekolah. David pun mendukung... anytime mo sekolah lagi doi mengikhlaskan, as long as you can manage your time, katanya .

Dan... sebagai seorang pemerhati dan (mantan) praktisi lingkungan, passion terhadap enviroment and more specific about marine resources management tidak pernah pudar. "Tinggal di rumah" tidak berarti tidak melakukan apa-apa bukan? Kemarin, kami "berhasil" mengganti plat mobil Virginia "ESPRSSO" dengan Maryland (hee hee... finally setelah begitu lama trus menunda... untung ndak sampe' kena denda dan pajak ). Dan sebagai wujud "passion" kami berdua terhadap lingkungan, plat baru kami itu di'embel-embeli' dengan gambar Chesapeake Bay dengan maskot kepiting biru alias blue crab dan blue heron yang penghuni khas teluk tersebut... hanya dengan menambah (alias menyumbang) 20 dollar yang diperuntukkan bagi upaya pendidikan dan restorasi teluk melalui Chesapeake Bay Trust.

Begini ini contoh licence plate baru kami... cuma "nomor"nya bukan "OUR BAY"



Chesapeake Bay (CB) atau Teluk Chesapeake menurut wikipedia adalah estuari (daerah muara sungai) terbesar di Amerika Serikat, meskipun dari beberapa sumber dikatakan bahwa Chesapeake bukan hanya terbesar di AS tapi juga di seluruh dunia. DAS Chesapeake Bay mencakup areal kurang lebih 64 ribu mil persegi; dan melewati enam negara bagian yang berada di pantai timur Amerika Serikat, yaitu: New York, Pennsylvania, Delaware, Maryland (ini nih negara bagian tempatku tinggal sekarang), Virginia, West Virginia, dan District of Columbia alias DC. Seperti halnya kawasan DAS di belahan bumi lainnya, CB bukannya tanpa masalah baik dari segi lingkungan maupun pengelolaan manajemennya. Untuk selengkapnya mengenai Chesapeake Bay dapat disimak di Chesapeake Bay Program - America's Premier Watershed Restoration Partnership.


Kapan tong di'... ada yang kayak begini: "Treasure the Jeneberang"... atau "Treasure the Saddang" ... Ah, terlalu banyak ma' ini bermimpi...

Sunday, December 10, 2006

Ayo membaca!

Satu lagi yang bikin kami merasa beruntung bisa mendapatkan rumah di kawasan perumahan tempat kami tinggal sekarang ini adalah karena tempatnya sangat strategis hanya beberapa blok dari pusat kota Rockville (town hall, court house), termasuk perpustakaan!!! Hehehe... library atau perpustakaan memang adalah salah satu tempat favorit saya dan David . Dulu waktu masih di Alexandria, saya "macinna" (ngebet) sekali menjadi pengunjung setia perpustakaan, tapi karena letaknya yang agak jauh dan "tanggung" (naik bus terlalu dekat, dan kalo jalan kaki bisa pegal bolak-balik karena berbukit), niat tersebut tidak pernah kesampaian.

Setelah pindah ke kota Rockville, niat itu tertunda lagi karena perpustakaan kota dipindah-lokasikan ke kawasan town center yang baru. Dan alhamdulillaah, beberapa minggu lalu Rockville Montgomery County Public Library yang merupakan perpustakaan terbesar yang ada di Montgomery County dibuka.

Rockville Town Square, whose first building opened in late fall 2006, is home to the Rockville Library, the largest library in the Montgomery County system.

Jadilah hari Sabtu kemarin, kami bertiga (saya, David, dan Iman) menghabiskan siang dengan berkunjung ke perpustakaan tersebut.

And, I was sooo amazed! Perpustakaannya cantik dan tidak terkesan "dark". Tahu sendiri kan stereotype perpustakaan sebagai tempat yang lembab (damp), "kering" (tidak menarik, maksudnya), dan kayak kuburan (hee hee). Yang ini malah lebih mirip seperti toko buku yang ditata untuk tempat hang-out dengan interior yang membuat kita merasa nyaman untuk membaca... ataupun sekedar untuk berada di dalamnya (foto interior perpustakaan bisa dilihat DI SINI).

Jadi bermimpi... kapan ya di tanah air bisa ada perpustakaan cantik seperti ini? Bukankah semuanya diawali dengan mimpi dulu? Insya Allah... maybe some day...

Kemudian, saya dan David saat itu mendaftar sebagai anggota dan dengan proses yang sangat singkat kami berdua mendapatkan kartu perpustakaan yang bisa langsung dipakai pada saat itu juga dengan biaya GRATIS! Aduh, rasanya senaaaaaaang sekali dapat kartu perpustakaan seperti kayak dapat hadiah besar, hehehe.

Akhirnya!!!... bisa membaca (lagi) tanpa harus ke toko buku dan mengeluarkan duit buat beli buku. Speaking of books, sebenarnya koleksi bukuku di Makassar cukup banyak, mulai dari novel, buku-buku tentang Islam sampe' buku literatur mengenai manajeman, lingkungan (environment) dan kelautan (marine science). Semua masih tertata rapih di rak buku buatan Ayah dan K'Lallang (kakak iparku) di kamarku di Makassar dan blum ada yang sempat saya bawa kesini (waktu "hijrah", bagasi terbatas... apalagi buku satu dua saja yang dibawa sudah berat). Saya memang berniat kalo mudik tahun depan akan mengemas semua buku-bukuku dan mengirimnya lewat pos lambat (jalur laut) ke Rockville. Ugh, I miss my books!

Oh ya, untuk kali pertama ini saya pinjam 4 buku (satu buku tentang olah tubuh yoga selama masa kehamilan yang dalam status "on hold" karena masih dipinjam orang lain), satu buku tentang pregnancy, sedangkan dua lagi novel. Sekarang lagi mulai dengan Shadow of the Wind yang merupakan novel bestseller The New York Times yang dialihbahasakan dari bahasa Spanyol dengan judul asli La Sombra del Viento. I'm so excited... lama sekali tidak baca novel. Terakhir saya baca The Kite Runner yang juga merupakan novel terlaris New York Times berbulan lalu... dan puas rasanya karena menurutku novelnya bagus sekali! Hopefully, this one too! Well, we'll see. So far, memang ceritanya menarik .


Sampai sekarang saya tidak bisa mengerti klo Iman membaca cuma 30 menit dalam sehari hanya karena itu pe-er (pekerjaan rumah). Tidak henti-hentinya saya poté-poté (= ngomel... "ceramah", hee hee) ke anakku itu. You should not take reading as an obligation... it is supposed to be a need. Reading is supposed to be for fun (= Seharusnya kamu tidak menganggap membaca sebagai suatu kewajiban... melainkan sebagai suatu kebutuhan. Membaca itu seharusnya suatu kesenangan atau untuk bersenang-senang).

Yes, reading is supposed to be for fun. Reading should be fun. Rasulullaah SAW saja wahyu pertama yang turun ke beliau disuruh membaca. Iqra'!!! Bacalah...

So tunggu apa lagi... Let's read!

Monday, November 27, 2006

Thursday, November 23, 2006

Happy Thanksgiving!

Thanksgiving2006


Siapakah yang memerintah jantungmu
Hingga berdenyut,
atau tiba-tiba membeku
Di suatu sore yang kelabu?

Siapakah yang sampai hari ini
Tak membiarkan darahmu berhenti
Atau mripatmu kelam dan telingamu tuli?

Siapakah yang menghembuskan nafasmu
Memberi gerak bagi persendianmu
Untuk memungkinkanmu menapaki waktu?

Siapakah yang menidurkanmu di malam sunyi
Sementara tak meneruskannya ke kekekalan abadi
Melainkan dibangunkannya engkau di fajar hari
Dan menyodorkan di hadapanmu
Rejeki yang tiada kunjung selesai?

[Emha Ainun Nadjib: Syair-syair Asmaul Husna]

Terima kasih ya Allah... atas segala yang telah, sedang dan akan Kau berikan kepadaku, orang-orang terkasihku, hamba-hamba-Mu...

Masukkanlah kami ke dalam golongan hamba yang selalu bersyukur dan mengucap "Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin" dalam setiap tarikan dan hembusan nafas kami... Amiiiiiiin...

Us... on Thanksgiving Day 2006


The best game you can name...

tickets "Oh! The good old hockey game".
Begitu penggalan lagu "kerajaan" para penggemar hockey es: The Hockey Game yang dinyanyikan secara bersemangat di setiap pertandingan.

Semalam kami berdua nonton permainan (olahraga) bulé ini (hee hee... ini istilahnya temannya David yang orang Kamerun. Menurutnya, ice hockey itu permainannya orang kulit putih saja . Ada-ada saja si Henri nih...). Ini adalah pengalaman keduaku nonton pertandingan ice hockey secara langsung di stadium Verizon Center di downtown Washington, DC. Kalo dulu nonton tim kesayangan tuan rumah Washington DC "The Capitals" (atau disingkat "the Caps") melawan tim dari kota New York "The Islanders", kali ini kami nonton The Caps lawan The Thrashers -- tim andalan kota Atlanta, Georgia. Dengan "memanfaatkan" tiket gratis pemberian teman David, alhamdulillaah kami dapat tempat duduk yang sangat strategis... empat bangku pas di belakang gawang!

The beginning
Awal-awal pertandingan... The Caps "di atas angin"

Menarik! At least, saya ikut terbawa suasana riuh rendah penonton yang memenuhi stadium sampai di akhir pertandingan ketika kedua tim mulai saling "tinju". Darah pun berceceran di atas rink es yang putih. It was such a shame! Padahal saya sudah mulai suka dengan "olahraga" ini... tidak seperti kesan pertama saya waktu masih di Toronto dulu kalo nonton lewat tv. Kayaknya memang salah satu "daya tarik" pertandingan ini ya... saling tinju itu, hehehe.

The fight
Round 3. Perlu dua orang wasit untuk "membekuk" pemain The Caps yang "mengamuk"

Pertandingan berakhir dengan kemenangan di pihak The Thrashers 4-2... meskipun awalnya The Caps unggul 2-0 dan bikin stadium jadi menggelora. Dan akibat "adegan tinju", tiga orang pemain The Caps kena hukuman (satu orang suspended untuk 3 pertandingan, sedangkan dua lagi untuk 1 pertandingan).

The score

Meskipun akhir pertandingan sedikit membuat saya kecewa -- bukan karena kekalahan the Caps... tapi karena adegan 'tinju'nya itu -- tapi keseluruhan pertandingan cukup mengesankan. At least, The Caps bermain jauh lebih baik daripada waktu pertamakali saya nonton setahun lalu. Oh ya, baby Z juga ikutan excited selama pertandingan... mungkin karena suara penonton yang gegap gempita, mungkin juga karena cahaya lampu di dalam stadium yang bright-nya minta ampun... atau kemungkinan besar juga karena Ibundanya ndak berhenti teriak dan tak jarang lompat dari tempat duduk kalo permainannya seru . Pulang ke rumah sudah hampir tengah malam dengan metro train, berdesak-desakan dengan begitu banyak orang yang juga habis nonton... manalagi dinginnya mendekati 0 derajat Celcius. Tapi rasanya puas. Saya bilang ke David... hayo dong kapan tuh temanmu mo kasih kita tiket gratis lagi? Hee hee...

Oh! The good old hockey game...

Saturday, November 18, 2006

Brookside Gardens

Sebenarnya sudah sejak seminggu lalu kami berencana ke taman yang merupakan bagian dari Wheaton Regional Park ini. Tapi karena tidak terkejar waktu (Maghrib sekarang masuknya cepat sekali! ), jalan-jalan ke taman dibatalkan. Alhamdulillaah, akhir pekan ini niat itu sampai. Dan masya Allah!!! Cantik betul pemandangan di Brookside Gardens ini! Masuk ke areal taman ini gratis alias tidak dipungut bayaran, tapi tamannya "buka" hanya sampai jam 5 sore atau pada saat mulai gelap.

Brookside Gardens
Brookside Gardens


Brookside Gardens Conservatories
Brookside Gardens Conservatories

"Included in the gardens are several distinct areas; azalea garden, rose garden, children's garden, formal garden, fragrance garden, Japanese style garden and trial garden. The garden also features two conservatories for year-round enjoyment. A horticultural reference library is located in the airy Visitors Center. Admission is free."

[MNCPPC: Brookside Gardens]


Sayangnya, saya lupa memasang kembali SD card sebelum meninggalkan rumah . Akibatnya saya harus menggunakan dengan serba irit 14.5 MB internal storage memory dari kamera digital saku Nikon Coolpix E5100 dengan resolusi yang pas-pasan: PC screen resolution 1024 x 768. Tapi lumayanlah... daripada melewatkan kesempatan bagus mengambil gambar yang mungkin saja dalam satu dua minggu ini sudah berubah lagi.

Oh iya, kameraku ini boleh dibilang sudah agak-agak "uzur". Saya pake' sejak awal tahun 2005, beli dengan harga promosi di salah satu toko kamera terkemuka di Makassar. Alhamdulillaah, sejak saya pake' (hampir deh ini kamera tidak pernah menganggur, hehehehe... setia selalu saya bawa di tas ke mana saja saya keluar rumah ), hasilnya sangat memuaskan. Bahkan dibandingkan dengan kamera saku digital merek Canon yang kurang lebih sama fiturnya, Nikon Coolpix-ku ini sangat praktis dan ringan. Bayangkan saja... kalo Canon membutuhkan 4 batere AA alkaline atau rechargable NiMH sedangkan (IMHO) dengan performa yang sama (hasil bidikan yang terambil), Coolpix cuma dengan 2 batere alkaline atau NiMH. Bagusnya lagi dengan penggunaan batere alkaline/NiMH ini adalah saya ndak perlu khawatir "kehabisan" batere. Cukup berbekal dua batere cadangan di tas, "amanlah" kemana-mana tanpa khawatir kehilangan moment berharga hanya karena tidak ada "power". Hehehe... kok ya malah jadi ngobrol soal kamera ya?

Foto-foto lengkap yang sempat saya ambil dapat dilihat DI SINI. Anyway, we had a great time... mata jadi segar dan kaki jadi pegal , soalnya kita jalan lumayan jauh bolak-balik. Blum lagi suhu udara yang mulai drop menjelang Maghrib. Insya Allah, kami berencana lagi untuk balik ke sana untuk melihat Garden of Lights some time in December. It's gonna be AWESOME! Hopefully, this time I wouldn't forget my SD card again ...