Wednesday, April 19, 2006

Cabbiya...

Beberapa malam lalu, seperti jadi ritual kami berdua nonton The Colbert Report. Kali ini bintang tamu yang diwawancarai adalah Reza Aslan, pengarang buku "No God but God" (Catatan: kalo diterjemahkan secara literally ke dalam bahasa Arab merupakan kalimat tahlil: "Laa ilaah illaa Allah"). He's really GOOD! Secara spontan, sa langsung bilang ke David:

"Oh my! I love this guy!!!"

Whoopss! David langsung terbelalak dan bilang: "Whaaaat???" sambil bergaya cabbiya (Bugis = merengut; seperti kalo akan menangis -- bibir bawah dimonyongkan). Saya ketawa. Sambil merapatkan tubuh ke yang tercinta, saya cubit bibir bawah yang dia monyongkan dan bilang kalo dia (akan selalu, insya Allah) jadi yang terbaik... karena dia yang dipilihkan Allah untukku. Trus, saya jelaskan kalo orang (baik itu laki-laki atau perempuan, anak-anak atau dewasa) yang pintar dan cerdas (terutama masalah Agama, seperti Reza ini) selalu membuat saya "jatuh cinta"...

Pertama kali "lihat" Reza Aslan di tv, trus browsing the net, kemudian baca review bukunya (can't wait to read it meself!), trus lihat di tv lagi... sampe' kemudian diwawancarai sama Stephen Colbert beberapa malam itu. Coba lihat rekaman videonya... saya dan David sampe' ketawa terbahak-bahak karena si Stephen "kena batunya" (biasanya bintang tamu yang diwawancarai yang "kena") karena jawaban dia terhadap "banyolan" (sindiran?) Stephen dia timpali dengan cerdas (David berkomentar memuji: he's quick!). Saya sangat bangga (dalam konteks yang positif -- tanpa bermaksud riya') dengan orang-orang seperti Reza ini... punya pengetahuan yang dalam tentang Islam dan "membela" Islam tanpa harus "angkat senjata".




Picture's taken from:
http://www.comedycentral.com/images/shows/colbert_report

Of course, cabbiya-nya David tidak lama... dasar goofball!

You know what, Honey? Salah satu yang bikin saya jatuh cinta padamu adalah karena meski "baru" 12 tahun menjadi muslim, ko pintar dan cerdas (kelihatan kalo kita diskusi, sejak pertama kenal sampe' sekarang) mengenai agama sampe' saya menjulukimu BULUS (BUlé tapi UStadz ), menjalankan perintah agama (it's always touching me when we're "sholating" jama'ah, especially Subuh time)... and I'm sooo proud of you! You're always be the best, Honey... and I LOVE you, insha Allah... forever!

No comments: