Thursday, June 05, 2008

80 Cara Memperingati Hari Lingkungan Sedunia 2008

WED 2008

Sebagai seorang pencinta lingkungan - dan pernah jadi tim kuli lingkungan di tanah air khususnya di wilayah Sulawesi Maluku Papua - tanggal 5 Juni punya makna khusus bagi saya pribadi. Tahun 2008 ini adalah kali ketiga saya tidak merayakannya bersama teman-teman tercinta di kantor di Makassar. Meskipun demikian, sejak tinggal dan menetap dan punya keluarga kecil di negara yang jauh dari kampung halaman ini, saya dan David dalam kehidupan keseharian kami selalu berusaha menerapkan cinta dan ramah terhadap lingkungan. Beruntung kami tinggal di negara bagian (Maryland) dan juga county (Montgomery) yang sangat pro lingkungan, terutama dengan program 3R-nya (Reduce, Reuse, Recycle: mengurangi, menggunakan ulang, dan mendaur ulang).

Berbicara tentang 3R ini, jangan sangka kalo di negara super maju seperti Amerika Serikat ini semua orang mengerti tentang 3R dan hidup ramah lingkungan. Nooooo!!! You'd be surprised like me! Yang sederhana saja, istilah 3R... sangat umum saya dapatkan istilah ini ditukar-tukar. Malah untuk menggunakan ulang (reuse) mereka pake' kata "recycle". Hee hee. Semua serba "recycle"... padahal maksudnya "reuse". Lucu toh?! padahal kata-kata itu dalam bahasa lidah mereka (alias English). Kalo nonton di tv dan kesalahan penggunaan itu muncul (jangan salah nah... itu yang ngomong kadang orang yang menurut saya mengerti dan cukup terpelajar untuk tahu perbedaan antara "recycle" dan "reuse"), saya langsung protes dan David cuma tertawa (dia juga seringkali protes... dan gantian saya yang tertawa). For most "stuff", orang di sini mungkin selangkah dua langkah (mungkin juga lebih) lebih maju dari pada kita di tanah air. Tapi untuk urusan lingkungan, kayaknya kita ndak jauh deh . Dan untuk menjadikan bumi kita a better place to live, kita - sedunia - perlu bekerja bersama untuk menjaga lingkungan kita tetap sehat dan kalopun bumi kita saat ini lagi "sakit" (bahkan beberapa kalangan yang agak ekstrim menyebut kalo bumi kita saat ini sudah sakaratul maut alias dying), kita perlu mengambil tindakan untuk membuatnya sembuh.

Tema peringatan Hari Lingkungan Sedunia kali ini dapat dilihat pada logo di atas. Klik logo untuk membaca dan menyimak lebih detail tentang tema tersebut

Menurut situs badan dunia yang mengurus masalah lingkungan atau UNEP, ada 80 cara memperingati hari lingkungan sedunia (dalam urutan alfabetik) baik itu secara pribadi maupun sebagai bagian dari komunitas/masyarakat lokal/regional/nasional/internasional seperti di bawah ini. Bagian yang saya tuliskan dengan warna hijau adalah komentar saya pribadi.

A
Adopt a ‘green’ way of life - Sedikit demi sedikit kami berusaha menerapkan hidup yang ramah lingkungan... semoga begitu seterusnya insya Allah!
Art made of recycled materials - Tas kertas coklat (brown paperbag) bekas belanja dari supermarket Wholefoods, MOM, dan lain-lain, saya jadikan amplop cantik untuk kartu yang saya buat sendiri (terakhir bikin kartu Thanksgiving 2007). Banyak lagi cara untuk menggunakan ulang barang-barang dari bahan daurulang yang sudah saya terapkan sejak dulu waktu masih di tanah air sampe' sekarang.
Award presentations for environmental competitions
Awareness campaigns

B
Bicycle parades/races
Broadcast of public service announcements (TV and Radio)
Buy a fuel-efficient car - Waktu menyewa (hasil timbang-timbang lebih enak nyewa daripada beli) Volkswagen Jetta TDI 2006 (saya memberinya nama: Blackie alias si Hitam), hal yang paling kami pertimbangkan adalah masalah efisiensi bahan bakarnya (bio/diesel). Harga bahan bakar diesel jauh lebih stabil meskipun lebih mahal dibandingkan dengan bahan bakar bensin/premium. Well, musim panas kayak begini sih tidak banyak bedanya... harga BBM "mencekik leher". Kemarin (4 Juni) ngisi tangki si hitam sampe' lebih 60 dollar dengan harga segalonnya 4.63 dollar (1 gallon = 3.8 liter). Ta'buccilla' (melotot) mi mata lihat harga BBM yang melambung tinggi. Moga-moga nanti kalo summer berakhir, harga BBM ini kembali lagi "normal". Though David says that it will never ever as reasonable as before. I wonder bagemana dengan di tanah air ya?

C
Calculate your carbon footprint
Carpools
Celebrity support
Clean-up campaigns
Competitions (banner, drawing, essay, painting, poster, poetry)
Conferences on the environment

D
Debates on environment issues - "Makanan sehari-hari" bagiku dan David. Tak ada hari tanpa diskusi dan debat tentang apa saja... terutama isu menarik mengenai lingkungan yang selalu saja ada setiap saat. Eh, apa debat seperti ini termasuk di kategori ini ya?
Dedicate your blog to World Environment Day on 5 June - That's what I'm doing now!
Distribute leaflets, brochures and posters
Donate to an environmental cause

E
Environmental education programmes in schools
Excursions to nature sites
Exhibitions (drawings, posters, photos, paintings)

F
Fairs
Festivals
Film festivals on the environment

G
Give a gift membership of an environmental organisation
Guidelines to community-based environmental activities

H
Hoist banners at major road intersections
Help local environmental groups organise WED events

I
Inform all your friends about WED
Involve various partners (NGOs, ministries, youth groups, celebrities, private sector)
Issue First Day Covers (stamps)

J
Join an environmental group
Join UNEP’s carbon neutral network
Join the Billion Tree Campaign

K
Keep your neighbourhood clean - Do it everyday!
Kick-start an environmental campaign
Kick the CO2 habit!
Know your rights

L
Launch of government environment policies, books, reports
Lobby local authorities to adopt sound environmental policies

M
March for the environment
Media coverage and activities

N
Never litter - Nassa mi... kalo sampe' membuang sampah sembarangan itu sih sudah kelewatan!

O
Offset your emissions
Organic farming/cooking
Organize a WED themed event in your neighbourhood

P
Parades
Performances (plays, songs, poetry)
Plant a tree - Blum sempat terlaksana... ka blum pi blah rumah ta' sendiri (kami masih menyewa). Tapi beberapa tanaman sudah saya tanam dalam pot (seperti mawar Zahra, dan Bougenville alias kembang kertas) dan insya Allah kalo sudah punya rumah sendiri akan saya tanam di halaman (Aamiin!). Oh iya, halaman belakang rumah yang kami tempati sekarang ini kayak hutan saja... penuh pepohonan dan tanaman liar. Blum lagi wild animals seperti Kelinci, squirrel (bajing?), aneka macam burung yang sepanjang hari berkicau (dan moga-moga ndak ada ularnya! hiiii!!!). Pokoknya meski tinggal di "kota" serasa piknik di alam bebas, hehehe. Alhamdulillaah...
Plastic bags: avoid them! - Di bagasi mobil, kami selalu menaruh tas belanja non plastik yang bisa dipakai ulang kalo belanja ke supermarket/grocery stores
Promotional material (t-shirts, stickers, bookmarks)
Puppet shows for children with an environmental message

Q
Quizzes related to the theme for schools, youth groups, company staff, etc…

R
Rainwater harvesting
Rallies
Ratify international environmental conventions
Reduce, re-use, recycle - Langkah pertama, reduce: minimalisasi limbah yang masuk ke lingkungan. Beberapa yang sudah kami terapkan: menggunakan popok kain (cloth diapers) untuk Zahra. Memang agak repot dibandingkan "main" buang popok kertas/plastik, tapi all worth it. Kami juga sudah hampir lebih dari setahun menggunakan lap kain yang dicuci dan dipakai berulang dan bukannya paper towel (handuk kertas untuk dipakai di dapur dan seputar rumah).
Rehabilitate natural habitats
Replace your light-bulbs with energy saving ones - Done! Alhamdulillaah, ini hal pertama yang kami lakukan pada saat pindah menempati rumah yang kami tinggali sekarang: mengganti setiap bohlam(?) dengan CF (compact fluorescent). Saya ingat dulu waktu lampu CF di tanah air masih sangat sangat mahal (karena mahalnya jadi tidak populer), tapi Ayah saya sudah mengganti hampir semua lampu di rumah kami di Makassar dengan CF dengan alasan hemat energi :)

S
Save paper - Done!
Seminars
Sort rubbish - It is a mandatory in Montgomery County :). Sedapat mungkin kami mengurangi sampah yang masuk ke lingkungan
Speeches
Sponsorship from private sector
Sports activities
Switch off stand-by TV and computer
Saving natural resources around the house. Item ini tambahan dari saya :). Kami berusaha sebaik mungkin meminimalisasi penggunaan air yang tidak perlu (syukurnya karena ada beberapa toilet yang sudah pake' energy saver, jadi air siraman tidak terlalu banyak). Zahra juga sampe' sekarang masih mandi di bak mandinya yang warna biru. Saya sengaja tidak memandikan Zahra di bak mandi yang super besar... soalnya untuk mengisi setengahnya saja gila deh banyaknya air yang diperlukan. Trus habis dipake' dibuang begitu saja. Not worthy banget deh . Syukur-syukur kalo kayak di rumah Ibu saya di Makassar dimana air bekas wudhu (di bawah keran air untuk wudhu selalu ada wadah/baskom) ditampung (kecuali bekas kumur-kumur) dan dipake' untuk menyiram tanaman Ibuku! Tapi kalo air bekas mandi yang ada sabunnya bisa-bisa malah bikin tanamanku mati. Blum lagi it's such a pain kalo mo ngangkut air dari lantai atas (the only bath tub in our house is in my and Zahra's bathroom) ke bawah. Kalo mo berendam dan maen air, mending bawa Zahra ke kolam renang saja. Sekarang sih bak mandinya masih muat (tapi sudah mulai "pendek" karena Zahra kakinya udah panjang, hehehe... kalo dia berbaring, itu kakinya dia naikkan ke atas kayak bos besar, hahaha), tapi kalo sudah tidak muat lagi mo saya mandikan dengan shower saja :).
Sekarang mulai panas. Tapi sejak awal kami mencoba untuk tidak membuat AC bekerja terlalu keras *wink*. AC di-setel (kami pake' AC sentral) di suhu 74 derajat Fahrenheit (22 derajat Celcius). Cukup nyaman lah... meskipun lantai atas (kamar tidur kami dan kamar bermain Zahra) sering terasa agak panas. Syukurnya Zahra "anak tropis" , dia lebih suka panas daripada dingin. Dulu waktu mudik ke Makassar, tidur siang keringatan tapi nyenyak banget tidurnya... tiba di sini kalo dingin doi pasti sering terbangun... tapi suka nolak kalo dikasih selimut, hehehe.

T
Take action
T-shirts for WED

U
Use sustainable modes of transportation (walking, jogging, cycling, skating, carpool)

V
Vehicle emission monitoring
Vermicomposting
Visits to botanical gardens and national parks - Always! Every time we have a chance especially during weekends
Volunteer for organizations such as Clean Up the World

W
Waste less!
Workshops
Write plays, poems, songs
Write letters to civic leaders, members of parliament, government and newspapers

X
Xchange ideas
Xpect environmental responsibility

Y
Youth-led activities

Z
Zero emissions

*****

Selamat Hari Lingkungan! Selangkah demi selangkah kita bisa membuat perubahan mengembalikan bumi kita kembali sehat. Mari mulai dari diri kita pribadi! Mari mulai dari lingkungan kecil rumah kita sendiri . Pinjam istilah dari HGTV (Home and Garden TV): Start at Home!!!

3 comments:

DuaEs Mommy said...

Informatif ! ada beberapa yang sudah diterapkan di rumah, salah satunya yang hemat air, hemat listrik, etc..pokoknya yang berbau hemat hehehe.. malah AC central ta' sampai sekarang belum dikasih nyala.. karena masih ada basement si penyelamat kalo lagi panas. Well, kalo tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi ??? btw, sampai sekarang sy masih cari tau the best way buang minyak bekas menggoreng.. ada ide ?

Anonymous said...

Setuju dgn mommynya Duaes, informatif sekali Yaty. Makasih nah!
Insya Allah di tempat kami sebisa mungkin hidup ramah lingkungan. Kalau shopping pakai reusable bag,tdk nyalakan AC *krn tdk punya AC* hahahha, semua lampu diganti dgn "hemat energy", banyak tanaman dlm rumah *(krn tdk punya pekarangan kodong). Flushing WC seperlunya saja.
Selamat memperingati hari lingungan sedunia!

Miya

yu2n said...

Pokoknya hemat, hemat, hemat. Hemat listrik, hemat air, hemat bahan bakar, yang akhirnya bisa jadi hemat duit. Tapi gara2 naik BBM jadi naik juga ongkos pete'2, hiks..