Friday, May 26, 2006

Interesting Friday

Hari ini Iman libur sekolah, tepatnya Memorial Day "holiday" weekend. Daripada tinggal di rumah bermalas-malasan (yakin ka' kalo dia tinggal di rumah seharian pasti kerjanya duduk di depan tv main games... yang buntutnya dia kena sakit kepala malamnya), saya ajak dia ikut Ayahnya (yang ngantor) ke downtown DC mengunjungi museum atau taman. Sayang sekali memang -- Iman suka sekali main di playground yang biasanya disediakan di taman-taman kota -- kota DC yang memang pusat pemerintahan dan bisnis tidak menyediakan sarana itu. Kalopun kami ke taman yang selalu ada di sudut kota, pasti Iman akan dengan segera merasa bosan (karena tidak ada playground-nya). Tapi kali ini kita tidak ke museum. Saya ajak Iman jalan kaki (it's a good exercise too, for both of us ;) ) lihat rumah dan kantornya Presiden Amerika Serikat: Gedung Putih atau the White House. Setelah kami berdua makan siang (dengan roti isi yang saya siapkan memang dari rumah) di taman yang berada di depan gedung putih ditemani si Mr. Squirrel yang kegirangan dapat bagian roti dari Iman :), kami mendekat ke gedung putih yang sudah banjir turis dan uh penuh polisi di setiap sudut (katanya ada juga penembak jitu yang siap beraksi kalo ada hal yang mengancam Presiden di atap gedung ini... hiiii!!!!).


"Does he (the president) live here?" Iman menatap rumah putih dari balik terali hitam.
"Yup. And it's not only the president's house, it's also his office. He works at home", jawabku sambil tersenyum memberi penjelasan (hehehehe... siapa yang orang Amerika nih?! lol).
"Wow! He must be so tired!" kata Iman lagi.
"Why did you say that?" Mmm... dalam hati saya bilang, wah, kumat lagi nih si Jaka, hehehehe.
"Because he doesn't do anything! He works at home!"
"Whaaaat???!!!"


Hahahhaha! Lucu toh?! Ini pikiran anak umur 9 tahun... kalo kerja di rumah artinya tidak bekerja (bikin apa-apa). Dan tidak bekerja artinya capek?! Mungkin yang dia maksudkan "bosan" kali' ya kalo tidak mengerjakan apa-apa. It's just funny... Belakangan waktu kami kembali ke kantornya David (yang cuma berjarak sekitar 2 blok dari White House) dan saya ceritakan percakapan tadi dengan David (kami berdua tertawa), David kemudian menjelaskan ke Iman kalo Grandpa (kakek -- ayahnya David) juga kerja di rumah, sama seperti Presiden.

"So, Granpa's the president?" (because he works at home, too... just like the President).
"NOOOOO!!!"

Ada-ada saja.

Oh iya, waktu di White House, kami sempat lihat beberapa demonstrasi... yang menarik perhatian Iman (yang mengaku itu pertama kalinya dia melihat langsung yang namanya demonstrasi) adalah demonstrasi yang menentang perang oleh koalisi perempuan anti-perang. Malah yel-yel nya sempat dia (Iman) ikuti. Saya cuma senyum-senyum saja.

Sampai di rumah, setelah Iman dijemput Ibunya (akhir pekan kali ini giliran dia ke ibunya), baru saya tahu (dari David) kalo itu untuk pertamakalinya Iman lihat secara langsung yang namanya Gedung Putih? Haaaaah???!!! Lahir besar dan tinggal di sini, dan setelah 9 tahun baru lihat rumah dan kantornya sang Presiden? Eh, look who's talking! Saya sendiri blum pernah bela-belain lihat dan mengunjungi Istana Merdeka. Well, itu kan di Jakarta? I was born, grew up and lived for 34 years in Makassar. Ya jauhlah. Hehehehe... alasan!

But tell you what... setelah tinggal di sini selama 11 bulan, baru saja akhir April lalu (waktu temani Kak Nani) saya melihat langsung yang namanya Gedung Putih... padahal jaraknya cuma sekitar 10 menit jalan kaki dari kantornya David ;)

********
Saya sebenarnya tidak begitu suka film yang ber"bau" futuristik dan lebih suka drama yang "membumi" (yang kemungkinan sekali bisa terjadi di "alam nyata"). Kebalikannya dengan David. I know I've heard about X-men (the movies). In fact, my brother (Kolé) loves this kinda movie. Tapi tidak pernah terbersit sekalipun kalo saya akan nonton film ini. "Sayang suami... sayang suami", begitu alasan klisé-ku untuk akhirnya memutuskan nonton 2 DVD (X-Men 1 dan 2) yang sengaja dibeli David minggu lalu supaya saya bisa mengikuti jalan cerita dari film X-Men III (the Last Stand) yang akan dirilis hari Jumat ini. Ternyata bagus juga... seru dan cukup menyegarkan :). Bahkan setelah nonton 2 DVD tersebut, saya yang jadi tidak sabar menunggu hari Jumat supaya kami berdua bisa nonton The Last Stand. And so we did!

I won't tell you anything about the movie. Hehehe. Cuma saja yang belum nonton, jangan tinggalkan your seat dan jangan berhenti menatap layar sebelum filmnya betul-betul habis. Tetaplah duduk di tempat dengan setia sampai all the credits selesai ditampilkan (moga-moga pihak bioskop di Mks yang biasanya sudah me'mati'kan projector pada saat tampilan kredit, kali ini sedikit cerdas untuk tidak melakukan hal itu)... karena ada satu scene yang akan "membimbing" kita ke cerita X-Men selanjutnya. Uh, if you know what I meant... *wink*.

It's an interesting Friday! And I enjoyed it a lot! :)

No comments: