Thursday, June 01, 2006

Caliénté!

Kata dari Spanish atau bahasa Spanyol ini jadi sering terdengar belakangan ini. "Hot" atau "panas" begitu artinya kalo diterjemahkan ke dalam English dan bahasa Indonesia. Memang, sejak dua pekan terakhir ini udara DC metro area dan sekitarnya panas dan gerah luar biasa. Pasti ada yang bilang, "beh... kayak tong dari mana... padahal kampungnya -- Indonesia -- daerah tropis yang terkenal panas sepanjang tahun".
Tapi ini lain.

Makassar memang panas luar biasa... gerah dan bussang teramat sangat... tapi kalo sudah lewat mi Maghrib pasti sudah cooling down dan biasanya ada angin laut yang bertiup. Disini??? Ededeh... jam 8 (malam, katanya... padahal di luar masih terang benderang!) panasnya masih seperti siang. Udara dari aspal menusuk sampe' ke pori-pori muka! Definitely... summer's here!
Makanya kemarin, jaket-jaket tebal dengan segala perlengkapannya saya tanggalkan dari gantungan di kloset (lemari kecil tempat menyimpan jaket dan sepatu dekat pintu masuk), setelah dicuci, kemudian saya lipat dan pack dengan rapih dalam plastik dan susun di rak dalam kloset yang sama.


Puas rasanya :). Insya Allah 5-6 bulan mendatang baru dibongkar lagi pas winter tiba...

********************

"Caliénté!" kata si Mommy ke Mari yang dengan pédé-nya mencaplok tahu goreng yang ada di depannya.

Semalam kami bertiga makan malam di Sakulthai Restaurant dekat rumah dengan the other Kearns yang datang dari Cary, North Carolina (singgah di Alexandria dalam perjalanan liburan mereka ke PA). Yup, yang saya maksud itu adék laki-lakinya David, Liam dengan isterinya Holli dan anak semata wayang mereka, Wendi Marisol "Mari" Kearns. Selain English, memang Mari juga dibiasakan mengenal bahasa Spanyol yang merupakan bahasa asal yang dipake' di kampung kelahirannya, Guatemala. Menurut pendapatku, Holli dan Liam sangat bijak dalam mendidik Mari... karena mereka selalu berusaha untuk mendekatkan Mari dengan budaya asalnya.

Mari with Mommy and Daddy


We really had a great time with them. Insya Allah hari Senin dalam perjalanan mereka pulang kembali ke Cary, kami berdua (Iman sekolah) akan ketemu lagi. And perhaps more pictures of Mari...

Ugh... caliénté!!!

4 comments:

ina said...

Kalau kita di sini sudah lewat mi hot-nya. Orang sini juga heran kalau mereka dengar saya lebih suka winter daripada summer. Deh .. summer di sini seakan duduk dekat kompor membara. Ada angin juga angin panas. Pantas kalau ada kawan dulu yang juga sama-sama dari Inggeris dan sekarang ada di adelaide bilang, kalau dulu pulang dari inggeris kulit kita cantik, ini pulang dari Adelaide ... jangan pernah berharap! He.. he.. he...

angel said...

addehhh, asikna
mauka juga tau gimana rasanya
hikz
kapan diii'
:D

Yaty Yasir said...

To Ina --> Iyé'... persis memang rasanya berada dekat kompor yang membara! padahal ini blumpi "resmi" masuk summer. Rasanya tidak kena matahari pun kulit sudah hangus gara-gara udara/anginnya yang juga panas. Tapi disini tambah malotong tambah cantik bédéng... eksotik! Teman kantornya David bahagia sekali waktu dia bandingkan kulitnya dengan kulitku ka lebih malotong mi kulitnya dari kulit orang sini. David selalu bilang, klo mo lihat kulit cantik, lihat kulit isteriku! hahahaha! gé-ér-nya moooo!!!!

ina said...

Iyo cess.... ka tidak gelap-gelap amat, tapi tidak putih pucat juga. Kuning kecoklatan ... he.. he.. he.. kue sus kapang! Anak-anak itus elalu dipandang dengan ata cemburu sama orang sini. Katanya kulit mereka bagus, dalam hatiku ... cobami pulang makassar nanti pasti komen pertamanya ennek "Deh ... kenapa na lotong semua ki anakmu Ina!" Imma apa lagi. Tapi bagus-bagusmi kodong sedikit. Kan sudah lewat summer, brenti tommi pigi berenang. Lala dan Oni saja yang kulitnya putih waktu di Makassar sekarang ... ehm hangus! Kemarin itu lala komen toh " Look mum's skin ... soo white!" Dalam hatiku ... ya .. memang kalau ko bandingkandengan kulitmu ha.. ha.. ha...