Saturday, September 02, 2006

Fill in "the blanks"

Lamanya di' saya tidak meng-update "Ceritaku"... hampir tiga bulan oyyyy! Sebenarnya banyaaaaaaaak sekali yang mo saya cerita... cuma karena banyaknya kesibukan (rasanya lebih sibuk jadi ibu rumah tangga daripada jadi PNS! hahahaha), mulai dari all-day sickness yang bikin ka' mabok bukan kepalang (hampir setiap malam pake' acara mun-mun *kodoooooong* -- bahkan pernah kita lagi sholat Maghrib jamaah, sudah masuk raka'at kedua, saya "sprint" ke kamar mandi dan semua yang saya makan pada saat dinner keluar semua *hiks*... nasty deh!) baru "berhenti" pada saat kehamilanku masuk minggu ke-14, sampe' kemudian harus packing untuk pindah rumah dan unpacking lagi setelah tiba di rumah baru.

Oh iyo... blum pernah pi saya singgung kalo kami berencana pindah di'?!

Sebenarnya sudah sejak tiga bulan lalu kita sudah gave notice ke pihak Foxwood Place (apartemen tempat kami tinggal di Alexandria, VA sejak saya tiba di US) untuk pindah. Alasan terbesarnya sebenarnya bukan karena persiapan menyambut si Junior, tapi karena David memerlukan "space" untuk kerja di rumah karena perusahaan tempat dia kerja akan "go virtual" (sounds a 'lil bit strange, eh?). Setelah "shopping" ke sana ke mari dan minta informasi dari berbagai pihak termasuk komunitas muslim Indonesia IMAAM, kami memutuskan untuk cari tempat tinggal baru di Rockville (Maryland), mostly karena sistem sekolah disini (khususnya sekolah lanjutan -- High school -- menurut majalah Newsweek: as one the top 100 schools in the nation!) sangat baik untuk persiapan Iman beradaptasi sebelum masuk highschool (insya Allah) beberapa tahun mendatang. At first, we're not so lucky. Selama dua minggu setiap akhir pekan, kami berdua bolak-balik untuk mengunjungi satu persatu apartemen yang masuk dalam distrik sekolah Richard Montgomery Highschool tapi tak satupun yang "available" untuk kami tempati mulai pertengahan Agustus hingga awal September (as we have to leave Foxwood by August 31st). Mulai deh rasa khawatir memuncak. Di mana maki' mo tinggal kalo tidak dapat tempat/rumah baru? *hiks*

Alhamdulillaah... dalam kekhawatiran tersebut (agak frustrated juga), we just drove around the neighborhood... dan tanpa kami sangka, ada dua rumah (bukan apartemen!!!) di kompleks perumahan yang di depannya tertulis "RENT" alias disewakan.

David segera menelepon nomor yang tertera di papan iklannya. Again, kami beruntung karena salah satu dari pemilik dua rumah tadi merespon balik dan minta kami untuk datang jam 6 sore itu untuk melihat (tour) isi rumah. Singkat cerita, setelah tour (and we found out that the landlord is Persian!) kami sepakat bahwa kami berdua suka dan berniat untuk menyewanya. Rumahnya sendiri adalah rumah tua (dibangun tahun 1937 dan mengalami sedikit sekali perbaikan sejak itu), kecil mungil (2.5 kamar tidur -- bingung kan? hehehe; 1 kamar mandi; 1 ruang tamu -- sitting room; 1 ruang makan -- yang oleh David disebut "TV room" atau boleh dibilang juga ruang keluarga; basement yang sangat luas lengkap dengan laundry room; serta dapur yang sangat luas dengan jendela besar menghadap ke halaman belakang)... tapi punya halaman depan dan belakang yang super duper luaaaaaaaaas! Saya tahu sekali kalo salah satu alasan David "tidak suka" dan memilih tinggal di apartemen dibanding one single house adalah karena perawatannya yang butuh banyak energi dan biaya, serta karena dia punya sejarah alergi terhadap rumput sehingga dia berupaya sesedikit mungkin 'bersentuhan' dengan yang namanya yard work! Tapi tidak tahu kenapa... mungkin juga sudah jodoh... blum juga menandatangani lease (kontrak), dia sudah berangan-angan untuk berkebun untuk menghilangkan stress karena kerja! Ha!

Hanya tiga hari setelah lihat rumah itu (dan menunggu dengan harap cemas, soalnya ada pasangan lain yang juga tertarik dengan rumah itu), kami dapat telepon dari sang pemilik rumah that we got the house! Yay! Alhamdulillaah!!! Maka mulailah saat sibuk menjelang pindah rumah... mulai dari bersih-bersih rumah, berkemas (packing) barang-barang ke dalam kardus (boxes), sampe' membersihkan apartemen di Foxwood sebelum menyerahkan kunci dan unpacking barang setelah kami tiba di rumah baru. Not that I'm complaining... tapi pindah is not really a fun thing! It's exciting to move in to the new place, new neighborhood... but moving is really not fun! Lots of work... requires lots of patience... and most of all, it's costly alias totemo takaaaaaaai neeee!!! alias muahhaaaaaaallll... alias masowli... alias ka'jala' dudu! *Whew* I told David later on... I don't want to think about move again in the next 20 years! hahahaha!

Hari ini genap 10 hari kami tinggal di rumah mungil kami di Rockville. Alhamdulillaah... rasanya sudah sangat betah (meski selama 5 hari pertama, kami mesti mandi pake' air dingin... karena sistem air panasnya macet gara-gara banjir beberapa waktu lalu. Wuuuhhhuuuyyy!! serasa di tanah air saja... mandi pake' air dingin! hahahaha! untungnya summer ji... coba kalo winter! Mana tahaaaaaaaaaaaaaan!!! Blum lagi saya kasih tahu ki Daeng... pokoknya ndak ada air panas, ndak mo ka' ada keramas alias cuci rambut! ha! apa hubungannya coba? hee hee. Piktor maki' lagi deh...).

Eh, mo tahu tempat favoritku? Dapur! Ruangan di rumah ini lah yang paling pertama selesai ku-unpacked semua barangnya! Dan dalam sehari, semua beres... termasuk mengepel lantai dan panjat memanjat untuk menata peralatan dan bumbu di rak-raknya. Alhamdulillaah... si Junior tidak rewel. Sambil kerja, saya terus ajak ki ngobrol: "Sabar ya Nak... kita sama-sama bereskan rumah baru kita. Makasih sudah bantu Bunda ya, Nak?". Begitu selesai, dan menginstal komputer, kami berdua mengaji... sambil tunggu Ayah pulang kantor :).


Saking betahku di dapur, sehari setelah pindah dan internet tersambung, saya langsung install komputerku di salah satu sudut dapurku. Ah... I love my kitchen... and I looooooooove my new working spot!



Cerita rumah sudah panjang sekali mi ini :). Trust me, it could take me the whole week to tell you every detail about our new cute little house... not to mention if I told you about our new city, Rockville... or to tell you about all things yang jadi kendala sebelum maupun sesudah kami pindah. Again, it requires lots of patience. Semua ada hikmahnya... dan lagi pula Allah sudah menjanjikan di hampir penghujung Surah Al-Baqarah: "laa yukallifu Allahu nafsan illaa wus'ahaa" bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya sesuatu yang tidak sanggup sang hamba memikulnya. Mungkin bagi sebagian besar yang membaca blog ini akan bergumam dalam hati: "Jaka Sembung lagi kah?". Well, it's way too complicated to explain it. Yang jelas, hijrah kami ke rumah baru ini bukannya semulus jalan tol (jalan tol saja banyak yang berlubang... kayak di Makassar, hee hee). Tapi kami yakin, bahwa insya Allah dengan niat untuk menjadi keluarga sakinah bisa kami raih dengan membuat rumah kami ini surga kami. Baitiy jannatiy (rumahku surgaku). Insya Allah...

Lanjuuuuuuuut... fill in "the blanks". Begini mi kalo kelamaan tidak meng-update blog, hehehe. Meski banyak yang mesti di"isi" karena "blanks"nya kelewat banyak, selain mengenai pindah, sa mo cerita update tentang perkembangan si Junior :). Alhamdulillaah... sekarang sudah masuk minggu ke-17 (17 weeks, 3 days) dan kami berdua sehat-sehat saja. Ini ada gambar yang saya ambil langsung dari monitor ultrasound pada saat si Junior berumur 9 minggu (klik gambar untuk melihat lebih jelas). Subhanalaah... begitu nyaman dan damainya Junior di dalam tummy Bunda... Ah, setiap kali lihat gambar ini (yang sebelah kanan) jadi terharu lagi...


Dua bulan terakhir berkunjung ke OB/GYN, hasil ultrasound dan detak jantung si Junior sangat memuaskan... alhamdulillaah. Tapi... hasil pemeriksaan Hb or Hemoglobin (hemoglobinopathy) beberapa bulan lalu mendapatkan bahwa saya positif "menderita" (saya kasih tanda petik karena seumur hidup saya tidak pernah merasa 'sakit'. Mungkin karena tubuh sudah beradaptasi ya... mengingat penyakit ini merupakan penyakit yang diturunkan secara genetik) β thalassemia trait atau β thalassemia minor :

This is a mild anemia with microcytosis. Symptoms include weakness and fatigue - in most cases β thalassemia minor may be asymptomatic and many people may be unaware they have this disorder. Detection usually involves counting the mean corpuscular volume (size of red blood cells) and noticing a slightly decreased mean volume than normal.

[Thalassemia - Wikipedia, the free encyclopedia]


Tambahan sedikit. Tahu ndak? Dari website di atas, saya juga tahu kalo Pete Sampras dan Zizou (Zinedine Zidane) adalah penderita Thalassemia Minor :).

Kenyataan kalo saya kena beta-TM sebenarnya tidak bikin ka' heran sama sekali. Kak Ina (my oldest sister) didiagnosa menderita Thalassemia Minor (Ket: tidak membahayakan nyawa penderita, tapi seringkali mengganggu kehidupan sehari-hari karena anemia yang berakibat lesu dan lemah) sejak doi masih di bangku SMA. Dan alhamdulillaah, meskipun didiagnosa demikian, doi baek-baek saja... malah kadang kelewat "super"(IMHO), hehehehe.. semua dilakoni dengan hebat dalam waktu yang sama: jadi anak sekolah, dosen, dan yang paling "jago" menurutku adalah mengurus 3 orang anak tanpa bantuan siapapun (ya tentu saja dibantu Kak Khae -- her best half) . Satu saja yang bisa 'kelihatan' dari Kak Ina kalo ada sesuatu yang "lain" (alien, kapang di'?! hahahaha!) adalah karena doi sedikit pucat. Dan "penyakit" ini biasanya jadi "muncul secara nyata" setiap kali doi hamil, Hb-nya pasti sangat rendah... memang, β thalassemia minor sangat gampang terdeteksi pada saat kehamilan. Alhamdulillaah... ketiga anak Kak Ina tumbuh dengan sehat dan smart (baik di sekolah maupun lingkungannya). Ah, semoga si Junior bisa juga ikuti jejak para sepupunya. Biarpun Bunda-nya ada "penyakit" (alhamdulillaah si Ayah tidak ada gen yang membawa Thalassemia ini), insya Allah si Junior dan adiknya (kalo Allah berkenan) sehat wal-afiat kelak... Amiiiiiiiin! Oh iya, waktu hasil Hemoglobinopathy keluar, dokterku sempat tanya apa saya baek-baek saja. Saya cuma tersenyum dan bilang kalo saya sama sekali tidak heran dengan hasilnya karena memang sudah tahu sejak awal kalo dalam keluarga kami disorder (kelainan) itu ada. Kemudian keluarlah lagi ayat di atas. Beliau tersenyum lebaaaaaaaaar sekali dan menepuk-nepuk punggung tanganku. Dia bilang, seandainya bukan dari hasil tes darah, dia tidak akan pernah tahu kalo saya "punya" penyakit itu. Karena biasanya penderita β thalassemia minor ataupun anemia sangat kelihatan pucat dan lemah... sedangkan saya tidak terlihat pucat dan setiap bertemu beliau selalu penuh "semangat 45", hehehehe. Blum tahu beliau kalo sahabat saya, Tigin, dulu sering sekali menggoda saya dengan mengatakan kalo saya menyembunyikan batere super-alkaline di punggung saya (kayak itu eh iklan batere Duracell jaman dahulu, hehehehe...) karena katanya saya ndak ada capeknya! Eh, jadi rindu sama Tigin... *hiks*...

Insya Allah, besok lusa waktu kunjungan rutin ke dokter. Tak sabar rasanya ingin "intip" anakku lagi :). Doakan ya... semoga semuanya baek-baek saja.

Whoooooaaa!!! "The blanks"-nya heboh juga ya? Hehehehe... sapa suruh tidak update blog selama hampir tiga bulan?! Maaf kalo terlalu bersemangat nulisnya... sampe' ndak sadar sudah sepanjang ini ;). It's time to take my vitamins... and then hit the sack. Hopefully, the day after tomorrow insha Allah, I can drop some lines here after we came back from the ob/gyn.

In the mean time, have a nice long weekend (tomorrow's Labor Day) untuk yang di US... dan bagi keluarga, kerabat, dan sahabat yang Yaty selalu rindukan di tanah air, selamat beraktifitas... semoga hari ini lebih baik dari kemarin, dan besok lebih baik dari hari ini... insya Allah!



10 comments:

Daengbaco said...

apa kareba

Daengbaco said...

makassarblog.blogspot.com

Anonymous said...

jadi ceritanya ini pindah rumah'ki cantiknya lagi tawwa rumah barunya ;)hebatnya ini ibu deh dalam satu hari sudah beresmi dapurnya rambo kapang hehehe tidak di rasa'di dhe-dhe sekarang uda 17 minggumi saya doakanki biar dhe²and bundanya sehat²selalu

chichi

Yaty Yasir said...

Kareba madeceng mua, Daeng Baco! Makasih nah sudah singgah ki' di tempatku. Dan makasih lagi sudah pasang link-ku di blog ta' :).

Yaty Yasir said...

Chichi!!! Makasih banyak cess atas doa ta'! Kemana saja ki' lama ndak muncul. Sa pernah kunjungi blog ta' tapi kayaknya "hilang" ki... bagemana kah itu? Kasih ka' lagi link ta' nah...

Anonymous said...

iye k'yati blogku hilangki gang biasa toh fasilitas gretong jadi hilang tampa pamit gang

sekarang saya coba bikin di mp lagi kalau mau'ki liatki silahkan
http://pondokku.multiply.com saya tungguki'na

Yaty Yasir said...

Chi, sudah mi sa add link ta' yang di multiply ;)

Miya said...

Selamat menempati rumah baru,semoga banyak barokahnya. Asri sekali rumahnya, pekarangannya luas dan the most important is dapurta' luas.
Setujuka dgn Chichi, hebatnya mi dapurnya sdh beres dlm sehari.

Yaty Yasir said...

Thanks, Miya! Alhamdulillaah... dapurku sekarang jadi ruang kerja ku, hehehe. Jadi betah berlama-lama di dapur, sambil memandang ke halaman belakang yang persis kebun binatang (ada chipmunks, squirrel, beraneka macam birds, beraneka macam bees, butterflies, and other interesting insects -- untungnya ndak ada ular, hee hee)

Anonymous said...

Assalamualaikum,

Mbak Yaty what a beautiful house you have there. Insya Allah dengan rumah barunya tercipta keluarga yang sakinah mawadah dan wal'rohmah. Amin.

Siapa tahu kita bisa jadi tetangga ya. Aduh mau dong jadi tetangga an. Jadi aku ada teman nya nggak sunyi sepi sendiri....he he he kaya lagu aja.

Dapurnya enak besar lagi, tapi kok nggak lihat ada masakan nya di atas kompor ??? lapar nih mbak :) :)

ok then talk to you again later.

Nani, FL.