Thursday, November 23, 2006

The best game you can name...

tickets "Oh! The good old hockey game".
Begitu penggalan lagu "kerajaan" para penggemar hockey es: The Hockey Game yang dinyanyikan secara bersemangat di setiap pertandingan.

Semalam kami berdua nonton permainan (olahraga) bulé ini (hee hee... ini istilahnya temannya David yang orang Kamerun. Menurutnya, ice hockey itu permainannya orang kulit putih saja . Ada-ada saja si Henri nih...). Ini adalah pengalaman keduaku nonton pertandingan ice hockey secara langsung di stadium Verizon Center di downtown Washington, DC. Kalo dulu nonton tim kesayangan tuan rumah Washington DC "The Capitals" (atau disingkat "the Caps") melawan tim dari kota New York "The Islanders", kali ini kami nonton The Caps lawan The Thrashers -- tim andalan kota Atlanta, Georgia. Dengan "memanfaatkan" tiket gratis pemberian teman David, alhamdulillaah kami dapat tempat duduk yang sangat strategis... empat bangku pas di belakang gawang!

The beginning
Awal-awal pertandingan... The Caps "di atas angin"

Menarik! At least, saya ikut terbawa suasana riuh rendah penonton yang memenuhi stadium sampai di akhir pertandingan ketika kedua tim mulai saling "tinju". Darah pun berceceran di atas rink es yang putih. It was such a shame! Padahal saya sudah mulai suka dengan "olahraga" ini... tidak seperti kesan pertama saya waktu masih di Toronto dulu kalo nonton lewat tv. Kayaknya memang salah satu "daya tarik" pertandingan ini ya... saling tinju itu, hehehe.

The fight
Round 3. Perlu dua orang wasit untuk "membekuk" pemain The Caps yang "mengamuk"

Pertandingan berakhir dengan kemenangan di pihak The Thrashers 4-2... meskipun awalnya The Caps unggul 2-0 dan bikin stadium jadi menggelora. Dan akibat "adegan tinju", tiga orang pemain The Caps kena hukuman (satu orang suspended untuk 3 pertandingan, sedangkan dua lagi untuk 1 pertandingan).

The score

Meskipun akhir pertandingan sedikit membuat saya kecewa -- bukan karena kekalahan the Caps... tapi karena adegan 'tinju'nya itu -- tapi keseluruhan pertandingan cukup mengesankan. At least, The Caps bermain jauh lebih baik daripada waktu pertamakali saya nonton setahun lalu. Oh ya, baby Z juga ikutan excited selama pertandingan... mungkin karena suara penonton yang gegap gempita, mungkin juga karena cahaya lampu di dalam stadium yang bright-nya minta ampun... atau kemungkinan besar juga karena Ibundanya ndak berhenti teriak dan tak jarang lompat dari tempat duduk kalo permainannya seru . Pulang ke rumah sudah hampir tengah malam dengan metro train, berdesak-desakan dengan begitu banyak orang yang juga habis nonton... manalagi dinginnya mendekati 0 derajat Celcius. Tapi rasanya puas. Saya bilang ke David... hayo dong kapan tuh temanmu mo kasih kita tiket gratis lagi? Hee hee...

Oh! The good old hockey game...

No comments: