Tuesday, June 17, 2008

Anakku lulus SD...

Iman 002Airmataku jatuh satu-satu karena terharu. Ndak terasa lagi capeknya tadi mesti bangun pagi-pagi buta, membangunkan dan menyiapkan Zahra (untungnya dia ndak rewel), dan meninggalkan rumah di Bethesda jam 7 pagi menuju Alexandria. Meskipun baru tiga tahun menjadi Ibu bagi "anak ketemu gede"ku Iman, hatiku sungguh mengharubiru menyaksikan dia memasuki ruangan upacara, menerima diploma, dan yang paling membuat saya bangga sewaktu Iman menerima penghargaan Presidential Award for Outstanding Academic Excellence sebagai salah satu lulusan terbaik (gambar di samping). Iya, hari ini Iman resmi lulus sekolah dasar dan insya Allah musim gugur nanti masuk sekolah menengah (middle school). Alhamdulillaah...

Presidential Award for Outstanding Academic ExcellenceUpacaranya sendiri berlangsung cukup khidmat dan of course karena nama Iman seringkali disebut hampir disetiap kategori pemberian penghargaan, hidungku kembang kempis karena bangga. Anakku pintar, cantik, dan insya Allah shalihah. Saya berbagi rasa bangga ini dengan Baba-nya dan tentu saja Mamanya Iman. Saya, David, Mamanya Iman, Iman, dan Zahra membaur di antara keluarga, kerabat dan teman para lulusan. Dan setiapkali Iman memperkenalkan kami satu-satu kepada guru dan orangtua teman maupun temannya, jelas sekali terlihat muka "aneh" dari mereka melihat kami bertiga get along.

Well, sedikit cerita nih tentang itu. To be honest, awalnya tidak begitu mudah... namanya juga penyesuaian yang diwarnai benturan di sana sini. Kadang benturannya "halus" dan dapat diselesaikan dengan cepat dan mudah. Tapi tidak jarang pula ta'buttu (Makassar = terbentur) keras sampe' rasanya mo melayangkan bogem (hahaha... dasar preman Bugis!). Bagemana tidak, tiga orang yang punya ide mendidik masing-masing yang unik dan bikin bingung yang lain (belum lagi kami bertiga berlatarbelakang budaya yang berbeda). Tapi karena niat kami sama: ingin melihat Iman jadi anak yang shalihah (muslim yang baik), cerdas akal dan sikapnya, berguna bagi orang banyak dan menjaga harkat dan martabat dirinya (Aamiin!), benturan-benturan tersebut fading away... apalagi landasan kami sama: Islam. Malah sekarang saya dan ibunya Iman seperti saudara. Kami sama-sama mencintai dan ingin yang terbaik buat Iman. Ketulusan saya mendidik Iman meski dengan pendekatan yang agak keras (saya memang agak galak ke dia terutama masalah agama dan tanggung jawab -- seperti cara Ibu saya mendidik saya dulu dengan "improvisasi" di sana sini disesuaikan dengan budaya sini) ditanggapi dengan sangat baik setelah melihat "hasil"nya. Tidak jarang pula saya dan ibunya Iman saling jamma' (Bahasa Makassar = mengadu) kalo Iman bertingkah. Jadilah Iman di"kuliahi" dua Ibu, hahaha! Poor girl!

Iman on screen - 6 years at TuckersJuga karena Iman adalah anak yang sangat baik (terus terang, menurut pendapat saya, Iman adalah anak tiri idaman!), sangat mudah membuat orang jatuh cinta padanya - termasuk saya! She has a pure huge heart! Alhamdulillaah. Kalo saya marah besar dan menghukum dia, tak lama setelah itu dia pasti memeluk saya dan minta maaf (dan saya juga begitu sebaliknya minta maaf ke dia). Marah ke Iman tidak bisa lama... soalnya biar dimarahi kayak apapun dia tidak pernah menyimpan dendam. Malah seringkali dia datang ke saya dan minta maaf karena sudah bikin saya marah. Tapi namanya juga masih anak-anak ya... setiap kali mesti diingatkan ini itu :).

Foto-foto upacara tamat sekolah Iman bisa dilihat di sini: Iman's 5th Grade Promotion Ceremony

The Kearns at Iman's grad ceremony

Anyway... meski baru jadi "ibu ketemu gede" selama 3 tahun, Iman adalah anak perempuan saya yang saya cintai dan kasihi dengan tulus. Hari ini dia lulus sekolah, membuat saya bangga sebagai Yaty-nya Iman (dia memanggil saya dengan nama -- kurangajar na di'? hahaha.... just kidding...). Selamat ko, Nak! Semoga jadi anak yang selalu sayang dan disayangi Allah, menjadi panutan bagi adik(-adik)mu, selalu menjaga harkat dan martabat dirimu, Baba dan Mama, Yaty-mu, dan juga berbakti pada negaramu... Aamiin! I love you, Nak!

1 comment:

dhenok said...

mbak,...salam kenal yaaa...saya baru buka bloq mbak, simple dan menarik,...selamat untuk putri mbak..salam hangat untuk keluarga mbak, ....