Saturday, June 28, 2008

Cerita acara syukurannya Iman

Setelah lebih dari sebulan membuat rencana dan persiapan, akhirnya hari ini acara syukuran atas lulusnya Iman dari sekolah dasar dapat terlaksana dengan baik. Saya, Mamanya Iman, David, dan sepupunya Iman saling berbagi tugas dan tanggung jawab untuk pelaksanaan pesta kecil-kecilan tersebut. Yang kami undang juga tidak banyak... hanya beberapa orang sahabat dekat Iman dan teman-teman keluarga yang dekat dengan Iman. Kami mengundang seluruh keluarga besar Kearns, tapi karena mereka cukup jauh dari sini yang datang hanya kakaknya David (Aunt Maura-nya Iman) sekeluarga yang tinggal kurang lebih 1 jam dari sini.

Sebenarnya, saya sempat was-was karena dua hari sebelumnya kami kena musibah (alhamdulillaah...). Dalam perjalanan pulang dari mengantar Iman ke orthodontist-nya di Fairfax City, David salah mengisi tangki bahan bakar mobil (yang mestinya diesel doi mengisi dengan bensin! ha! Melamun ko pasti, Daeng toh?!). Untungnya dia sadari kekeliruan tersebut saat tangki baru terisi 4 galon (belum sempat meng-on-kan mobil) dan langsung menelepon pihak VW. Akhirnya mobil di-derek ke tempat service VW yang tidak jauh dari pom bensin. Rencana untuk ke butcher untuk beli daging dan beberapa bahan untuk acara syukuran Iman pun batal, karena by the time Iman and David got home (with a rent car that VW provided us while our car is on service) toko daging halal sudah tutup.

Capital Beltway 495 Maryland to Virginia... pas kena rush hour alias waktu macet!Besoknya, hari Jumat selepas sholat di MC, pergilah kami berempat "menjemput" mobil yang sudah di"operasi"... yaaay!!! Tapi "penderitaan" kami belum selesai, dalam perjalanan pulang kembali ke rumah (rencana mo langsung ke butcher), pas waktu jam macet orang pulang kantor (manalagi ini hari Jumat... everyone couldn't wait to start their weekend!). Perjalanan pulang dari Virginia ke Maryland disertai dumba' dumba' (= deg-deg-an) karena saya super khawatir kalo pas kami sampe' di toko daging, sudah telat alias tutup mi lagi. Sempat mikir kalo itu terjadi, I have to think for Plan B! Alhamdulillaah... sejam menjelang tokonya tutup kami sampe. Whew!

Dounia and Yaty prepping sate ayamTiba di rumah, saya langsung masak rendang di slow cooker/crockpot, dan balik tugas ngurus Zah menjelang tidur (mandi, pakai piyama, dan so pasti "tek" alias menyusui Zahra). Ini anak juga dasar lantangbangngia alias anak tengah malam... menjelang jam 12 baru deh tertidur. Langsung saya turun lagi ke dapur mengiris daging ayam untuk sate dan bikin bumbunya untuk saya diamkan biar bumbunya meresap hingga besok. Untungnya David sudah belikan alat semacam blender kecil khusus untuk bumbu... soalnya cobek alias ulekan dari batu yang saya punya kecil sekali dan untuk menggerus bumbu dengan kapasitas yang banyak tidak akan mencukupi. Alhamdulillaah... menjelang jam 2 dinihari semuanya selesai dan saya langsung deh "tewas".

*****

Iman's Party 007Alhamdulillaah... acaranya cukup meriah. Makanan juga melimpah... soalnya kami khawatir jangan sampe' ndak cukup. Ya lebih baik berlebih daripada kurang... lagipula kalo lebih kan bisa buat makan besoknya :) (dan besoknya lagi... hee hee). Bagusnya juga, karena meski tidak lazim untuk budaya sini, beberapa teman mau juga membawa bungkusan makanan karena mereka bilang, gimana mo nolak kalo makanannya enak??? hehehe.

Saya dan mamanya Iman berbagi tugas untuk masak, saya bikin masakan Indonesia (Tumpeng selamatan: nasi kuning, sate ayam Makassar bumbu kecap, rendang, perkedel jagung, dan kerupuk) dan dia bikin yang khas Maroko (aneka salad khas Maroko, sayuran dan sausnya, chips and dip, dan kue-kue). Blum lagi kami juga menyiapkan American food BBQ (burger dan hotdog) untuk jaga-jaga jangan sampai ada di antara tamu yang tidak bisa makan yang saya dan tante D masak. David kebagian tugas mengurus undangan (evite), beres-beres rumah, dan menyiapkan minuman... juga janji mo jadi tukang "bakar" BBQ sate dan burger/hotdog -- yang akhirnya dibagi juga dengan (Uncle) Mark. Sepupunya Iman, Ali bertanggungjawab atas dekorasi dan urusan utensils (piring, sendok, garpu, dst); dan sepupunya Iman yang lain, Dina membawa kue -- ededeh... dia bawa kue besar 4 buah! Belum lagi buah-buahan yang dipesan Mamanya Iman!

Nasi Tumpeng Iman

Menjelang jam 8, semua tamu pada pulang. Ini tongmi bagusnya kalo ada acara di sini... para tamu bantu-bantu beres-beres sebelum mereka pulang. Ndak kayak di kampung halaman, kalo jadi tamu ya betul-betul datang-makan-cerita/silaturrahim-pulang hehehehe.

Alhamdulillaah, acara syukurannya berlangsung sesuai dengan yang diharapkan. Tamu-tamu dan sahabat Iman yang datang said that they had fun. Meskipun capek (oh, I missed my bed so much! hahaha), rasanya senang sekali. Foto-foto acara tersebut bisa dilihat di Iman's 5th Grade Graduation Extravaganza. Hopefully we'll have many many more acara syukuran in the future... Aamiin!

No comments: