Thursday, February 05, 2009

Zah dan "Tek"

Kemarin
Zahra: Bunda, Zah mau tek... please? (saya mengajarkan Zahra kalo ingin sesuatu, harus memintanya dengan sopan... terutama kalo ingin tek -- istilahnya Zah untuk minum ASI atau nenen).

Manjat ke pangkuan Bunda... trus mengucap Bismillaahi-rrahmaani-rrahiim (ala lidah Zahra: bi-llaah-maa-hiim). Asyik tek sambil matanya trus memandang mata Bunda.

Bunda: Besok Zah 2 tahun... brenti mako tek besok Nak, ya?!
Zahra: Ow-kaaay!
Bunda: Aamiin! (dalam hati bilang: punna upa', Nak!)

Masih pake' piyama di pagi hari ulang tahunnya dengan sandal KakIman tersenyum bandelHari ini... Zahra berulang tahun yang ke-2. Sejak bangun dan sarapan sambil nonton kartun "Sid the Science Kid" di TV, dia blum tek. Tiba-tiba dia datang ke saya yang lagi sibuk ber-facebook-ing. Tidak ada ba-bi-bu, manjat ke pangkuan saya... langsung menarik baju kaos saya ke atas (biasa... nih anak paling hobby meng-ekspos Bundanya, hahaha -- tapi bagusnya sejak umur 1 tahun Zahra hampir tidak pernah minta tek kalo kami tidak di rumah).

Bunda: Eh, mo ko apa?
Zahra: Tek, please? (sudah lupa kalimat yang seharusnya... saking desperate-nya).
Bunda: Ih, sa kira berhenti ma ko tek, Nak? Kan Zah sudah 2 tahun?
Zahra: Bi-llaah-maa-hiim! (seperti tidak mendengar apa yang saya baru katakan padanya).

Tek dengan asyiknya... matanya memandang mata saya tajam.

Blum sampe' 1 menit....

Zahra: Blah. Dos one (maksudnya: sebelah. this one -- sambil menunjuk tek yang satunya lagi). Tanpa menunggu saya melakukan sesuatu, dia sudah memposisikan dirinya untuk tek yang dia tunjuk itu.

Blum sampe' 30 detik....

Zahra: All done! (sambil menurunkan baju kaos saya untuk menutup tek-nya). Trus, tanpa saya sadari, dia mencium bibir saya (pake' basah, tentunya) dan merosot turun sambil bilang: Loves you! dan berlari menuju ruang tv nonton "Super Why - Super reader".

Saya memandang David yang lagi kerja di samping saya dengan pandangan "surprise".

Saya: Did you see that? She only tek less than 2 minutes, gave me a kiss and told me that she loves me!
David: (Laugh). She is worried about you. She wanted to make sure that you're ok. She is weaning you!

LOL. Kayaknya betul deh. Zahra kayaknya yang menyapih saya, dan bukannya saya yang menyapih dia.

On her 2nd bday 009Sebelum Zahra lahir, saya memang minta doa khusus kepada Allah dan berjanji pada diri saya sendiri kalo saya ingin menyusui (memberi Zahra ASI) sampai dia berumur 2 tahun. Karena saya tahu, banyak juga ibu yang ingin memberi ASI pada bayinya, tapi karena berbagai masalah (misalnya: air susu yang tidak mencukupi, sang Ibu sakit, bayi yang tidak mau menyusu, dsb) tidak bisa memenuhi keinginan tersebut. Alhamdulillaah... sampai hari ini, ASI saya masih melimpah... Zahra adalah anak full ASI. Sampai usia 6 bulan, Zahra hanya minum ASI... dan sampai hari ini di usianya yang ke-2, Zahra tidak pernah mencoba secicip pun susu formula. Nge-dot dengan botol pun tidak pernah (saya pernah cobakan dia empeng alias binky alias pacifier... malah dia kunyah dan muntahkan). Dia pun lebih memilih jus buah dan air putih dibandingkan susu sapi. Satu-satunya susu sapi yang "masuk di akalnya" adalah kid's hot chocolate (yang tentu lebih banyak susunya daripada coklatnya)... itupun paling banyak 2 kali seminggu sebanyak 6 oz dan tidak selalu dihabiskan.

Hari ini Zahra genap berusia 2 tahun. Janji saya untuk memberi dia ASI "lunas" hari ini. Artinya, mulai hari ini saya akan mencoba untuk menyapih (wean) dia. Sudah saya bayangkan akan berat nantinya. Saya ingat kakak saya, Kak Ida sampai mencoba segala cara untuk menyapih anaknya yang kedua, Ririn. Sampe' melumuri "tek" nya dengan sejenis getah kayu (yang biasanya dipake' sebagai obat tradisional) yang sangat sangat pahit biar Ririn mo berhenti tek. It didn't work. Tapi akhirnya tidak lama setelah itu berhenti juga *whew*.

I don't know how long it will take me to wean Zahra... but I'm not gonna push it too hard. Apalagi saya tinggal di rumah (tidak bekerja) dan tidak ada alasan yang super kuat untuk memaksakan dia berhenti ASI. I'll take it easy. Insha Allah... saya yakin Zahra "tahu" janji saya dan Allah akan memudahkannya.

Jangan menyapih Bunda terlalu cepat ya, Nak

Selamat ulang tahun, Nak sayang... Semoga Allah selalu menyertai dan membimbing tiap tapak langkahmu dalam hidup dan kehidupanmu, insha Allah. Doa Bunda akan selalu bersamamu ...

Jangan "menyapih" Bunda terlalu cepat ya, Zah?!

Catatan: tek = memberi ASI; brenti mako = berhenti lah kamu; punna upa' = bila beruntung; if you're lucky

2 comments:

si kepik said...

Alhamdulilah, tambah lagi umur zahra jadi 2. semoga jadi anak sholihah, sehat dan pandai.
jadi permata dan penyejuk hati kedua orang tuanya. amin...
salam sayang dari kami di jakarta :)

Salt N Turmeric said...

Yaty, what a beautiful story! Bergenang juga air mata membaca your story. Zahra is such an adorable and funny toddler. :)