Sunday, January 21, 2007

Akhirnya...

First snow of 2007... Our home sweet home... winter "datang" juga! Oh well, winter 'resmi'nya sih sudah berlangsung sekitar dua bulan, tapi yang namanya 'trademark'nya musim dingin yaitu salju alias snow tidak menampakkan batang hidungnya (hee hee... emang salju punya hidung?) di kawasan tempat kami tinggal sampai siang tadi waktu saya dan David keluar rumah untuk menjemput Iman dari madrasah (sekolah Islam)nya di Tilden. Memang sudah beberapa hari terakhir ini, suhu udara turun drastis hingga di bawah 0 (derajat Celcius). Padahal minggu lalu malah cuaca sudah seperti akhir musim semi (spring) saja saking hangatnya, sementara di pantai barat yang jarang sekali sampe' kena badai salju selama musim dingin ini malah sudah kena beberapa kali! Saya sampe' berpikir... maybe we wouldn't get any snow this year! But nope... snow finally's here!

First snow... Anderson Ave.Awalnya saya pikir cuma flurries saja... tapi lama-lama kok ya berlanjut sampe' kami tiba di rumah menjelang Maghrib . Malah jalanan depan rumah saljunya sudah mulai bertumpuk dan sampe' malam salju masih terus turun meski tidak selebat tadi sore. Tadi dari makan siang di Fallsgrove dalam perjalanan pulang, mobil sempat "bergeser" (dan bikin saya freaked out karena rasanya ingatan akan kecelakaan akhir tahun 1999 di tengah badai salju dalam perjalanan Toronto-Montreal di highway 401) tapi David menenangkan dan bilang kalo mobil kami dilengkapi dengan sistem brake (rem) otomatis, jadi mobil tidak akan berputar seperti kecelakaan yang saya alami dulu itu (*hiks* kalo ingat masih gemetaran bo'!). Akibatnya, kami memutuskan untuk "menawan" Iman di Rockville dan tidak memulangkannya ke rumah ibunya di Alexandria karena kondisi jalanan (highway) yang tidak bersahabat. Lagipula, ada kemungkinan besar sekolahnya akan tutup/libur besok karena ini.

A view from our windowGambar di samping adalah pemandangan dari jendela kamarku di lantai atas. Dan pada saat saya menulis ini, rumput di depan rumah sudah tidak kelihatan lagi karena tertutup salju, begitu juga halaman belakang. Tapi menurut Weather.com, kondisi ini tidak akan bertahan lama... malah dalam seminggu mendatang diprediksi udara akan menghangat kembali. Well, as they say... enjoy it while it lasts *wink*.

Salju merupakan fenomena alam yang tidak kita jumpai di kampung halaman, Indonesia (kecuali di daerah kawasan Puncak Jaya, Papua). Melihat lembaran salju turun satu-satu dengan anggunnya dari langit, rasanya ada rasa damai yang menyejukkan hati. Don't ask me why... tapi rasa itu selalu ada, sama seperti bila menikmati hujan yang membasahi bumi di tengah panjangnya kemarau waktu masih di tanah air. Memang, kebanyakan badai salju bikin pusing kepala... kebanyakan hujan jadi banjir... semua yang "kebanyakan" bisa bikin teler :D.

Tapi tidak pernah ada yang namanya kebanyakan untuk mengucapkan syukur pada apa yang telah Allah anugerahkan kepada kita. Bukankah begitu? :)

3 comments:

Vina said...

Bnr ya Ty.. Segala situasi kalo disyukuri tuh ringaaan banget. Kalo liat dinginnya mah rasanya ga mau ngalamin salju, tapi kalo liat scenery yang bagus, kita jadi bersyukur lantaran ga nemu pemandangan kaya gini di kampung.. Enjoy the snow, Sweetie-Pie.. :]

Yaty Yasir said...

Yoi Vina dear *kisses*. Makanya, daripada ngomel, mending bilang "alhamdulillaah" aja. Ini pun kayaknya saljunya ndak akan bertahan lama. So, I'm just gonna enjoy it while it lasts ;). Hugs for you and your 2 cuties ya...

Anonymous said...

owowowow.... Subhanallah,indah banget pemandangannya,,,,doain bisa nyusul yaw,pengen banget kesana,,,,,