Wednesday, January 31, 2007

Cerita di hari terakhir bulan Januari

Sepuluh hari tidak menulis disini rasanya rindu juga untuk "bercerita". Sebenarnya tidak banyak yang terjadi di sepuluh hari terakhir di bulan Januari ini. It's been such a lazy, laid-back days... mostly because of the waiting game that we've been "playing" (thanks to my nuur al-aynii in my tummy!). Juga sepuluh hari terakhir ini suhu udara dari hari ke hari jadi semakin 'drop' saja... sampe' David suka bercanda bilang kalo mungkin anak kami menunggu sampe' salju turun seharian baru mo keluar (lahir), hehehe (and of course, I replied saying that it's not really funny to say such thing. It's not fun to drive in a snow, especially when you're about to deliver your baby!). So, sepuluh hari terakhir betul-betul all about waiting the time to come... the time when our bundle of cinta decides to come to meet us (dengan ijin Allah, for sure). Kegiatanku betul-betul cuma seputar rumah... mulai dari beres-beres, mencuci pakaian dan perlengkapan bayi, sampe' menyeterika rasanya tidak ada habisnya. Bahkan rasanya satu pakaian pun rasanya mo langsung saya cuci segera karena tidak tahan lihat ada pakaian di keranjang pakaian kotor. Hhhhmmm... talking about nesting instinct...

Hadiah dari Tante Ellin untuk baby Z. Makasih Tante Ellin!Oh iya, hari Rabu minggu lalu Ellin berkunjung ke rumah. It was such a fun and great time we had... meskipun kami menghabiskan waktu cuma di rumah saja. Tentu saja pake' acara makan-makan, sayang kami tidak sempat berfoto-ria (mana ingat foto-foto kalo sudah asyik makan dan cerita? hee hee). Sebenarnya Kak Vero dan Dewi juga mo datang... tapi bisanya cuma untuk dinner (petang hari) instead of lunch... sedangkan Ellin bisanya cuma siang hari. Ya udah, lain kali ya Kak Vero dan Dewi? We missed you, though! Ellin juga bawa oleh-oleh buat baby Z. Soooo cuuuutee!!! Makasih banyak ya tante Ellin (ini titipan terimakasih dari baby Z lho, Tante Ellin! hehehe). Kapan-kapan datang ke DC area, datang ke Rockville lagi tengok Z ya Tante Ellin...

Trus, tadi siang waktu lagi nonton tv (sambil browsing internet) David yang lagi nge-cek surat yang diantar Pak Pos berseru dari ruang depan:

"Baby, you've got a package!".

Huh??! "I don't expect any package", kataku. "From whom?"

"From IBUNYAKU", sahutnya. Whaaaa????!!!

Gifts from California... thanks Mom and Dad!Saya terdiam sejenak dan berlari ke beranda depan. Ooohhh... paket dari California ternyata! IBUNYAKU? Oooohhh... maksudmu: IBUKU, kataku sambil (tidak bisa) menahan tawa . Waaah, ternyata tawaku bikin doi tersimbung (baca: tersinggung).

"I'm gonna stop trying to speak Bahasa Indonesia if you keep making fun of me!", katanya dengan nada "mengancam" (hee hee... manjanya keluar deh).

Walaaaaah... si Daeng merajuk. Hehehe... ndak ji Daeng sayangku cintaku (ini pake' acara membujuk dengan big hugs -- sambil tetap menahan senyum)... namanya juga bercanda. Kemudian lanjut sambil membuka paket tersebut saya menjelaskan perbedaan pemakaian kata ganti kepunyaan "NYA" dan "KU". "The package is from IBUKU", ulangnya. Great!!! Keep trying ya, Honey... lain kali ndak ketawa ma' nah ...

Seperti yang pernah saya cerita, sejak saya sering mengajak ngobrol anak kami yang masih betah mallekku (Bugis = snuggling) di dalam perut Bunda dengan bahasa Indonesia, baik David maupun Iman jadi mulai (agak-agak) mengerti dan mencoba untuk menggunakan bahasa Indonesia di rumah. Yaaah, paling tidak kalo saya ngomong mereka bisa menangkap maksudnya.

Tidak terasa, bulan pertama di tahun 2007 berakhir sudah hari ini. Baby Z ternyata masih juga betah di perut Bunda. Mo ulang tahun di bulan yang sama dengan kakakmu, Kak Iman ya, Nak?

1 comment:

Anonymous said...

Hoi Yati,
Se kira ko sudah melahirkan mi! Kan sudah lama tidak ada berita baru lagi darimu.Kalo sempat non, tolong di alamat ta'yang baru...and nomor telpon rumahmu. Honey...sabar di'baby z akan nongol kalo dia pikir dia so siap..and good luck.
Salam sayang dari kami di Belanda and we pray for u two..
kiss.kiss..Della