Wednesday, November 30, 2005

Liburan Thanksgiving di California

Tanggal 22 sampai 28 November lalu, kami bertiga liburan merayakan thanksgiving day dengan keluarganya David di Sunnyvale, California. Karena kami tidak merayakan natal, dan thanksgiving merupakan perayaan universal khas Amerika yang tidak terkait dengan perayaan agama, makanya setiap thanksgiving day David selalu berusaha untuk kumpul dengan orangtuanya. It was a great and wonderful vacation... mostly because we really need some vacation, hee hee... terutama my loving husband. He's been working way too hard... and a little vacation would be super-d duper great! And it was... super-d duper great!!!

Kami berangkat Selasa (22 November) siang (setelah sebelumnya jemput Iman di sekolah) lewat Dulles Int'l Airport (Mamanya Iman yang ngantar ke airport). Perjalanan kami menuju California lumayan menyenangkan... padahal sebelumnya sa sudah bayangkan akan a bit horrible ngurusin dua "bayi" besarku. And I know kalo David suka rada cranky kalo travelling (doi paling kesal kalo menunggunya lama :-S ). Anyway, it's not that bad. Perjalanan dengan American Airlines menuju Chicago pake pesawat yang lumayan kecil... mirip-mirip citilink-nya Garuda lah 'makan' waktu sekitar 2 jam. Trus, kami ganti pesawat di Chicago dan menunggu selama kurang lebih satu jam sebelum berangkat menuju San Jose dengan pesawat yang lebih besar, selama kurang lebih 4.5 jam ... bosan! Both flights were packed up.... penuh bo'! Manalagi sa ndak bisa tidur di pesawat... untungnya bawa buku yang dibelikan David beberapa hari sebelumnya... sambil sekali sekali memandang keluar jendela pesawat lihat pemandangan cantik lepas Maghrib di atas Chicago (lihat tuh ada satu bintang yang bersinar cantik sekali... Scot -- iparnya David bilang kemungkinan besar itu Planet Venus... mmmm).

(Harry Potter and the Half-Blood Prince... ppssstt... biarpun terlambat bacanya *sambil melirik Imma*... but this book betul-betul bagus deh... banyak kejadian dan "teka teki" yang terjawab dan kejutan yang sempat bikin ka' hampir nangis ... meskipun menurut Dad -- ayah mertuaku -- terlalu banyak kissy-kissy nya, sambil beliau kasih muka kayak mo bilang: yuck!!! hahahahaha! He's always sooo goofy ). Tiba di San Jose Airport, kami dijemput oleh Mom and Dad dan setelah simpan barang-barang, kami makan 'lantangbangngia' alias makan tengah malam, hehehehehe dengan crackers, cheese and some fruits. It was yummy!

Hari pertama di California, kami bertiga dengan Katie (adik bungsunya David) dan Dar (he's Katie and Scot's son) menghabiskan sepanjang siang dan sore dengan mengunjungi The Tech Museum di San Jose. It's sooo much fun!


Iman, David, Dar, Katie, and me... at "the Tech". Come on guys... say: "kejuuuu" (hee hee... kan sama ji artinya kalo bilang: cheese? )


The Kearns' no. 2 & 4 (bungsu)

Selama di California, kami lebih banyak habiskan waktu di rumah, berkumpul dengan Mom and Dad... juga dengan Katie dan suaminya Scot dan little cutie handsome Dar (ini singkatan dari Darragh yang artinya dalam Irish/Celtic = Oak tree = strong). Sa "sibuk" membaca habis Harry Potter, kadang bareng Iman dan Katie main Mario DDR (nintendo gamecube), ataupun main dengan Dar... sedangkan yang lain-lain "sibuk" dengan Nintendo DS (David dan Scot main mariokart DS) dan Mom main Castlevania. Hee hee... satu keluarga gamer semua ). Trus, kita juga beberapa kali mengunjungi taman yang ada di dekat rumah... namanya Las Palmas Park (ndak heran... soalnya ini taman penuh dengan pohon palem ).
Ini beberapa foto kegiatan para penghuni rumah...

Scot, Iman and David... mariokart DS freaks!
David and Mom... and David and Dad... in the living room

Dar yang kadang tiba-tiba hilang... ternyata "nyemplung" ke toy box-nya, hee hee.
Playing playdoh: Iman, Uncle Scot, and Dar

Scot and Iman... watching the stars through Uncle Scot's telescope

Scot, Dar, Katie, Iman, and David... watching the stars... and it's a very freezin night
(but with a clear wonderful sky!)

Kita juga beberapa kali ke taman yang ada di dekat rumah... Las Palmas Park. Iman and Dar love to play in the park...

* Maaaan! It's freezin... bbbbrrrrr....
** Satu... dua... tiga!!!! Dari taman menuju Starbucks accross the street

Ah... tentang thanksgiving . Menu thanksgiving? Jangan tanya deh... semua dimasak dan dipersiapkan oleh Mom and Dad tanpa bantuan kami sedikitpun. And all soooooo yummy!!! Makanan utamanya tentu saja ayam turkey alias kalkun. Ini dia nih... masih steamy... fresh from the oven!


Dan suasana thanksgiving dinner...
Untuk kami yang tidak minum alkohol, (saya, David dan Iman... juga buat Dar, hee hee)... Dad bela-belain memesan khusus sparkling lemonade, sedangkan buat yang lain dengan special red wine!


Dad and the yummy turkey...

On a night before thanksgiving, Mom bikin apple pie dan pumpkin pie. And we all were watching here pie crusts... And the pies? Enaaaaaaaak!!! Oishi!!! Yummy!!!

Mom lagi sibuk bikin pie... dan kita sibuk... nonton beliau sibuk, hee hee

Yummy desserts: apple pie and pumpkin pie! Ternyata... pumpkin pie buatan Mom super-d duper yummy! And Dar sibuk dengan apple pie... and whip cream !

And one day after thanksgiving, saya, David dan Dad ke downtown Sunnyvale farmers market. Dad bilang, uh, it's a tiny one! Ternyata... hee hee... kalo yang ini dibilang tiny, yang gede nya bagemana ya??? :D


Dad bought some fresh oranges and grapes...


Itu buah apa ya (yang paling kiri... warna hijau)? Kelihatannya seperti buah pinang... tapi baunya? definitely passion fruit alias markisa...

Meskipun "cuma" 5 hari liburan di California, we really had fun and great time with the family. Malam sebelum kami pulang, kita makan malam di Afghan House... rumah makan Afghan langganan keluarga. Bulan Juni lalu waktu sa baru tiba di US, kita juga sempat makan malam di sini. And as always... selalu enaaaaaaaaaaaak!

After dinner di Afghan House.Kiri: Katie, Dar, Iman, David..... Kanan: Dad, Scot, Yaty, Mom

Senin pagi tanggal 28, kami bertiga diantar Dad ke bandara San Jose... layover di Dallas Fort Worth selama 3.5 jam dan tiba di Dulles jam 10-an malam (perjalanan penuh dengan turbulences ). Alhamdulillaah... kami tiba di rumah dengan selamat... tapi capeknya itu, astaghfirullaah....

Kasihan Daeng-ku... paginya mesti masuk kantor :(. Ah, well... liburan berakhir... kembali ke dunia nyata *sigh*.

Oh ya... KLIK DI SINI untuk lihat foto-foto lengkap liburan thanksgiving kami di California.

Mmmm... I need more vacation...

Monday, November 07, 2005

Hiking!

We went hiking on Sunday, November 6th, at the Shenandoah Valley National Park. It was such a great exercise for three of us, lol... and we enjoyed the beautiful view of the autumn so much.



Wanna see more the pics? Just CLICK HERE.
Can't wait to go back there soon...

Saturday, November 05, 2005

Lebaran... Oh Lebaran...

Lebaran yang penuh 'kejutan'! Sa bilang 'kejutan', karena kita sebenarnya "maunya" lebaran jatuh hari Jumat... weleh weleh... malah menjelang tengah malam tanggal 2 November, kita dapat pengumuman dari ISNA kalo 1 Syawal sudah "jatuh" malam itu... artinya besok, Kamis 3 November kita sudah lebaran! Hancur deh semua rencanaku dan David: masak spesial buat lebaran (David ambil cuti Kamis dan Jumat... dan rencananya kita mo belanja pas hari Kamis itu untuk lebaran), beli baju baru dan hadiah lebaran buat Iman (terutama karena doi puasanya lancar dan cuma "kalah" 3 hari), dan menghabiskan hari terakhir Ramadhan di rumah bertiga. Setelah dapat pengumuman dari ISNA, kami berdua (kita habis antar Iman ke tempat Mamanya pas habis bukapuasa) terbengong-bengong... bagemana mi rencana-rencana yang sudah kita susun itu? Hee hee... Allah is the best planner... so pasti ini mi yang paling baik. David bilang, lebaran istimewa bukan karena makanannya (well...)... lagi pula dia dari awal maunya saya tidak repot dan menghabiskan hari terakhir Ramadhan di dapur. Setengah menghibur, dia bilang gimana kalo lebaran besok kita jadikan hari "memanjakan diri"? Ndak usah masak dan repot ngurusin dia dan Iman... kita makan di luar saja dan menikmati lebaran tanpa masuk dapur. Mmmm ... sounds good to me! Setelah kirim sms ke Mamanya Iman kalo besok lebaran dan kita bakal jemput mereka berdua untuk sholat Eid bareng, kita berdua berangkat tidur... though I couldn't stop thinking about my not-so-well-planned plan :-S.

Besok paginya, setelah sholat subuh, sa dan David diskusikan rencana untuk sholat Eid bareng masyarakat Indonesia di DC metro area yang diselenggarakan oleh IMAAM dan KBRI Washington DC di Rockville, MD harus kita batalkan. Pertimbangannya, karena khutbah Eid yang diselenggarakan hari Kamis 3 November akan disampaikan dalam bahasa Indonesia... sedangkan yang mengerti cuma saya (mereka bertiga: David, Iman dan mamanya Iman ndak akan mengerti isi khutbah tersebut), trus tempat pelaksanaan sholat Eid di Rockville cukup jauh dari tempat kami. Akhirnya, kami berdua sepakat untuk sholat eid di masjid Dar Al-Hijrah di Falls Church yang hanya sekitar 20 menit jaraknya (by car) dari rumah... kebetulan khatibnya adalah Sheikh M. Al-Hanooti yang dulu merupakan instrukturnya David waktu ambil kelas belajar tentang Islam (waktu doi masuk Islam kurang lebih 11 tahun lalu). Setelah jemput Iman dan mamanya, kami berempat singgah di Starbucks minum kopi sebelum menuju ke masjid (and oooh... it's sooo cold!). Kita sholat eid yang jadwalnya jam 8 pagi. Sepanjang sholat, airmata ndak bisa dibendung. Surah yang dibacakan sangat menggetarkan hati ... bercerita tentang hari kiamat. Jadi ingat... betapa "pendek"nya (waktu) dunia... . Khutbah Sheikh Hanooti sangat simple tapi berisi... mengingatkan betapa pentingnya sholat dan minta para jamaah untuk "berkomitmen" dengan sholat... untuk tidak pernah meninggalkannya. Insya Allah...

Selesai saling mencium tangan dengan Daeng , kami berempat 'meluncur' ke IHOP untuk makan pagi... mmmm...

Di resto ini, ternyata kayak tempat Eid celebration saja... hehehehe. Hampir separuh meja yang ada di restoran itu terisi sama keluarga muslim (at least dari pakaian perempuan dewasanya yang berkerudung atau berjilbab/berhijab). Setelah kenyang... kami menuju Springfield Mall... akhirnya... Yay! lebaran shopping! He bought me my favorite parfume (thanks Cinta! ... he always call me that... ), dan juga jaket Nintendo buatku (lihat tuh... foto yang diambil Daengku dengan sidekick-nya) dan Iman dan another jaket buatku untuk musim gugur. And while waiting for Iman naik carousel, sa dan David playing goofy in front of the big-fatty mirror . It was really fun!


Trus, kita carikan buat Iman some toys. Habis itu, kita balik ke rumah... spending afternoon together. Iman dan Mamanya main scrabble (trus waktu Iman bosan, hee hee... saya yang main), sedangkan saya dan David ngobrol di couch.

Sehari setelah lebaran, setelah sarapan , David took me to visit the closest masjid from our place. I don't really know the name of the masjid... but it's sooo beautiful. It's tiny... but sooo beautiful!


Kami berdua sholat tahiyyatul masjid dan keliling-keliling sekitar masjid (waktu itu masjid lagi kosong... masih pagi soalnya) dan berfoto (hee hee... maklum jadi turis ).


Trus, hari Sabtu tanggal 5 November, kami bertiga (dengan Iman) menghadiri acara open house Idul Fitri di rumah kediaman duta besar RI untuk USA di Washington DC. It was nice... though again... sa tidak kenal siapapun (yet)... kecuali bapak wakil dubes yang pernah beberapa kali bertemu di Toronto dulu.

Ini foto suasana open house... di bawah tenda putih itu makanan ala prasmanan digelar... juga di dalam rumah... more food (too bad, i didn't have a chance to take pics... it's way too crowded )

... and me and my lovely hubby... cieeeh... matching baju kita ye? . Dan fotoku bareng Iman... di tengah keramaian suasana open house...

Habis menghadiri open house, kami dibawa 'tour' sama David ke Silver Spring... tempat dia dibesarkan. It's such a nice neighborhood. Waktu lewat di depan rumah sahabatnya David -- Adam -- kami singgah sekedar say hi ke bapaknya Adam yang kebetulan berdiri di depan rumahnya. It was cool!!!


Mmmm... begitu mi cerita lebaranku . Alhamdulillaah... meskipun rencana-rencana lebaran gatot alias gagal total, it ended up really beautiful! Lebaran oh lebaran... and I'm looking forward for my next wonderful lebaran... with my wonderful new family... insya Allah :).

Wednesday, November 02, 2005

Ramadhan...

Besok, insya Allah... Ramadhan 1426 H berakhir... Ramadhan pertamaku di sini, jauh dari Makassar... jauh dari orang-orang tercinta (Ibu, Ayah, kakak-kakak dan adik-adik, dan seluruh keluarga besarku). Meski di sini adaji Daeng tercintaku dan juga Iman (yang makin lama makin bikin ka' jatuh cinta), tapi tetap saja rindu itu ndak bisa hilang . Kemarin telepon Ibu... waaaah... baru ucap salam saja sudah mo mi jatuh airmataku... cengeng lagi cengeng lagi... padahal toa (= tua) mi . Itu tongmi sa tahan-tahan tidak telepon... soalnya kalo sudah telepon maunya telepon lagi telepon lagi... dan... maccilé (= slank Bugis untuk "nangis") lagi. Yaaaah... orang bilang yang pertama itu selalu sulit dan butuh perjuangan. Iyo kah? Ndak tahu mi juga deeeeeeeeeeeeh...

Alhamdulillaah... Ramadhan dengan keluarga kecilku sangat menyenangkan (sama ji dengan yang sa bayangkan dulu sebelum menikah, hehehehehe). Cuma selama Ramadhan jadi jarang masak untuk buka... alasannya lebih banyak karena "kuttu" alias malas . Waktu puasa di Toronto dulu juga samaji kuttu-nya (jarang masak untuk bukapuasa)... tapi bisaji dimengerti ka anak sekolah ki'... (alasanmi sédéng... padahal memang karena malas ji hahahaha) dan masak indomie dan nasi plus telur matasapi sudah cukup. But here? Harus mikir mesti masak... karena selain lebih sehat makan di rumah, juga karena kalo makan di luar terus setiap hari bisa bangkrut ! Eh, ada juga ceritanya nih waktu kita makan di "warung" kabob miliknya orang Afghanistan di Annandale... namanya Food Corner. Weeeh... chicken and lamb kabobnya. Yang paling berkesan itu... suasananya... sangat ramah (begini ini contoh yang namanya muslim sejati ) dan saaaaaaaaaaangat humble! Customer-nya makan dulu... baru kalo udah selesai (bahkan banyak yang setelah makan pada keluar dulu) baru kemudian setelah itu masuk lagi untuk membayar di kasir. Sa bilang ke David... waaah, ini betul-betul modal percaya... coba kalo ketemu orang jahat yang maunya makan saja trus keluar tanpa bayar ? David ketawa... dan bilang di situlah nikmat dan indahnya yang namanya "jujur" (seperti Rasulullaah saw yang terkenal karena kejujurannya -- Al-Amiin -- artinya yang terpercaya -- ... baik di kalangan masyarakat muslim maupun non-muslim pada jaman beliau hidup).

Anyway, banyak deh hikmah Ramadhan kemarin... alhamdulillaah... Iman sudah belajar sholat 5 waktu (dan sampai sekarang pun dia sudah terbiasa), puasanya yang 'kalah' cuma 3 hari (mostly karena "kesalahan teknis" dan kemanjaannya kalo lagi tidak dengan kita ). Satu yang masih pe-er buatku adalah mengajarkan Iman bacaan sholat (dia sudah mulai hapal surah Al-Fatihah dan dua surah pendek... karena klo sholat berjamaah Maghrib dan Isya', daddy-nya membesarkan suara/melafadzkan... dan secara tidak langsung Iman juga ikutan hapal ) dan mengenalkan Iman huruf hijaiyyah supaya doi bisa membaca Quran... insya Allah...! Sayang sekali tidak sempat bawa buku seri Iqra' (metode cepat baca Quran) waktu hijrah ke sini bulan Juni lalu. But it's already on my list kalo insya Allah kita ada rejeki dan kesempatan 'mudik'.

Mo lihat gayanya Iman nunggu waktu Maghrib (bukapuasa)? Tidak jauh deh dengan Daddy-nya... sama-sama gameboy-freak!

However, niat untuk menamatkan Quran selama Ramadhan kali ini tidak tercapai (shame on me!) ... cuma sampe pertengahannya... padahal waktu masih di Makassar, saya yang biasanya paling cepat menamatkan setelah Ibu dan Ayah... bahkan dalam satu Ramadhan itu bisa tamat sampe 2 kali. Insya Allah... kalo diberi umur panjang Ramadhan tahun depan oleh Allah, I want to do better than this year. Besok lebaran... so, untuk semua... kami bertiga mengucapkan:

Mohon maaf lahir dan batin... semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima Allah swt... dan kita diberi kesempatan bertemu Ramadhan mulia di tahun-tahun depan... Amiiin. Seperti yang dilantunkan Bimbo... lagu ini selalu menggetarkan hatiku... oh Ramadhan... yang selalu kurindu...

"Setiap habis Ramadhan... hamba rindu lagi Ramadhan.
Saat-saat padat beribadah... tak terhingga nilai mahalnya.
Setiap habis Ramadhan... hamba cemas kalo tak sampai
umur hamba di tahun depan... berilah hamba kesempatan..."