Wednesday, August 31, 2005

Gomé' gomé'?

Itu komentarnya Kak Khae waktu dia liat ka' lewat webcam semalam. Apa artinya gome'-gome'? Itu istilahnya Lala (Nabila) -- kemanakanku, anaknya Kak Ina-Kak Khae -- waktu dia masih kecil... yang artinya kurang lebih artinya sama dengan bondeng-bondeng . Apa sedeng itu bondeng-bondeng? Hahahahaha! artinya "battala"... atau menjelang "gode' ", hehehehehe. Iyo eh, berat badan selama di sini bertambah terus. Pengaruhna cintayya??? Ndak tahu mi juga deeeeh... hahahaha! Mungkin juga pengaruh ke-balala-an . Isseng ko deh (ini mengutip copyright-nya Kak Ina )!!

Pagi-pagi buka komputer, sudah ada 2 email baru di inbox-ku. Dua-duanya dari teman (kantor) di Makassar. Suprise juga... soalnya biasanya mereka jarang sekali kirim email. Kalopun kirim email ta' satu paragraf ji... sementara sa kalo kirim email ke mereka bisa berlembar-lembar kayak surat kabar ... kebiasaan, sama juga kalo ngomong... susah berhentinya! Mengaku nih ye? hehehehe. But it's really nice to have their email (finally!). I miss them a lot!!! Trus, dapat message dari Anki di Fresno (CA). Thanks Anki nah... nanti pi sa telpon ki'... biar tidak kesepian ditinggal Bapa' na, hahahahaha!

Oh iyo... cuaca hari ini lumayan bagus... cerah tapi ada ji angin jadi ndak terlalu bussang (gerah). Tanamanku (baru ada 3 kodong) sa siram dan taro' di balcony depan biar bisa menghirup udara segar.


Di sini rasanya benynya (apa di' bahasa kerennya? Ini kata Bugis yang kurang lebih artinya: mo sekali punya) punya tanaman banyak. Kita tinggalnya di apartemen... ndak ada halaman (kodong), jadi area hijau kita cuma dalam pot. Not that I'm complaining... cuma sedih juga lihat dalam rumah agak kurang hijau. Jadi ingat tanamannya Ibu di DatRib Makassar... hijaaaaaauuu... trus anggreknya Ayah yang katanya sudah mulai mi berbunga (woohoo!!! ). Untuk sementara, sa punya 3 pot tanaman: Arrowhead Syngonium podophyllum yang super subur... beberapa waktu lalu sa ambil beberapa "rumpun" dan sa simpan dalam vas dan taro' di atas meja makan (alhamdulillaah, tumbuh bagus sekali di dalam air!),

Melati (Jasminum sambac) yang rajin berbunga (sekarang masih kuncup... kalo berbunga... woohoo... wanginya satu rumah tercium deh! Nanti kalo berbunga, sa post di sini lagi), dan sejenis tanaman bonsai Ficus retusa yang biasa juga dikenal dengan ginseng ficus...


Coba mi perhatikan batang dan akarnya yang kayak ginseng bentuknya. Ini tanaman pertama yang sa beli (belinya di IKEA). Tidak susah peliharanya... coba mi lihat di website di atas.

Trus terang, sa iri sekali lihat beberapa balkon apartemen tetangga kita satu gedung yang hijau bahkan penuh bunga (kebanyakan begonia). Ya, namanya juga baru 3 bulan di sini... tapi sa sudah bilang ke David pokoknya summer tahun depan, insha Allah, itu balkon depan dan belakang (dapur) sudah hijau dengan tanaman. Mau ku' yang di belakang itu ditanami aneka sayur dan herbs... trus yang di depan yang non-herbs begitu. Moga-moga deh... soalnya lain rasanya kalo rumah "hijau". Dan lagi... masa' orang lingkungan rumahnya tidak hijau? hee hee... memalukan lah yauw!

Eh, apa tadi judulnya ini ceritaku? Gome'-gome'? apa hubungannya dengan tanaman di'?! Tau' mi juga deeeeh...


Tuesday, August 30, 2005

Teler...

Aarrgghhh... dua hari ini badanku pegal semua, blum lagi kepala rasanya berat and sooo moody! Wait... I'm not pregnant (hee hee... siapa yang tanya' di'?! Well, sebelum berasumsi berkepanjangan, sa bilang memang mi ). Mungkin juga karena sudah mulai mi masuk pergantian musim trus alergiku kambuh lagi. Iyo kawé... hampir mi dua bulan ini sa kena alergi. Bersin-bersin en batuk tidak berhenti. Sa kira sa mo kena flu... eeeh, tidak tahunya alergi . Ujung-ujungnya, sa mesti minum Loratadine setiap malam. Padahal sa paling ballisi' kalo disuruh minum obat (pake' "gea" -- berdebat -- dulu dengan myDavid sebelum akhirnya menyerah, hee hee... dasar kepala batu!). Tapi bagemana mi? kalo tidak minum bisa-bisa sa bersin dan batuk sampe' kering tenggorokan... ndak lama kena infeksi... iiihhh... na'udzubillaah deh .

But the good thing is that tidak sendirian ma' lagi . Minggu evening, setelah sholat Asr jamaah, kita jalan kaki cari makan... soalnya hari Jumat sebelum ke PA, myDavid titip mobil untuk di-service (ganti oli, de el el) di bengkel (bengkel tutup sepanjang weekends, jadi baru bisa ambil besok paginya sebelum ke kantor). Jalan kakinya tidak masalah... yang mengerikan itu naik turun bukitnya, Pak! Ededeh.... Bisa-bisa wajah keibuan, betis kesebelasan ). Tempat kita makan lumayan fancy... restoran Italia yang katanya myDavid dulunya adalah resto Tex-Mex yang 'kurang laku'. Nama restonya Fratelli. It was really yummy . Habis makan (salad, Calamari fritti plus spagetti), kita ditawari dessert... tapi ededeh... sudah bassoro' maki'... manalagi mesti jalan kaki pulang, tidak deh, terima kasih. But then the waitress (kayaknya manager-nya deh)... "a cup of cappucino maybe?". Oh my! She could read my mind! Well, that would be super! . Tahu saja dia kalo sa dengan myDavid suka cappucino, hee hee. Barangkali sebelum jadi manajer restoran kayak begini ada kursus 'membaca pikiran pelanggan' di'?! .

Anyway, kemarin cucianku sudah beres diseterika (woohoo!), trus bereskan dapur... trus... collapsed! By the time Iman pulang sekolah, sa sudah "teler" . Sambil baring-baring sa temaniki kodong kerja PR sekolahnya. Ndak ada mi energiku untuk masak dan lanjutkan bereskan dapur. Jadinya, untuk dinner kita pesan pizza... toppingnya jamur + nenas. Hee hee... jadi semangat lagi habis makan *kalasi kapang?!*. Tidak ji gang...

But at least, after this day, sa bisa tidur nyenyak lagi semalam, alhamdulillaah.

Lapar...

Makan siangku

Eh, ini masih ada leftover pizza... untuk lunch deh... tidak lupa pake' sambal pedas Sasa... . Looks yummy, eh?

Sunday, August 28, 2005

Home alone

Cucianku Lazy Sunday

Weekend ini betul-betul sendirian di rumah. Malaska' juga kluar... rasanya kuttu (= malas) sekali! Keranjang pakaian yang ku-laundry kemarin juga masih di situ... blum disentuh-sentuh untuk diseterika. Sejak Jumat kemarin setelah David berangkat ke PA, komputerku kupindahkan ke depan tv... Ini mi sambil nonton filmnya Kevin Bacon di TNT: Stir of Echoes (hiii... seru juga filmnya, film horror... Untung ini nontonnya siang-siang jadi tidak terlalu mengerikan ji!). Sepi blah di kamar sendirian. Terasa sekali sepinya without him .

Sepanjang pagi, yang kutonton cuma weather channel yang lagi heboh dengan Hurricane Katrina. Jadi ingat beberapa hari lalu waktu kita berdua nonton berita tentang itu, David sempat tanya apa bahasa Indonesianya "hurricane"? Mmmmm... apa di'? Badai? Angin ribut? Alhamdulillaah, di Makassar jarang sekali kita kena yang kayak begituan. Kalo banjir ka biasayya ji... hehehehe. Well, jadi ingat katanya Pak Dadang -- my supervisor dulu waktu sekolah --, kalo kita berhadapan dengan alam, kita lah yang harus berkompromi... jangan pernah harap alam yang berkompromi dengan kita. That's sooo true! Coba mi... alam ko lawan!

Oh iyo... semalam sa telpon Ibu di Makassar... senangkuuuuu! Baek-baekji bedeng semua orang tercintaku, alhamdulillaah. Trus, telpon Tia yang ulangtahun hari ini. Waaah, ternyata dia lagi dinas di Gorontalo. Jadi ingat Tia... pagi-pagi kalo datang kantor, dia selalu datang ke my cubicle... trus kita cerita-cerita sambil sa minum kopi. Mmmm... I miss you so much, my dearest friend...

Time to pray Dhuhr. Lepas Magrib katanya David so pulang, insha Allah.
Mmmm... can't wait!

Saturday, August 27, 2005

Kota Museum

Sejak kemarin udara mulai sejuk (tanda-tanda summer sudah berakhir kah?), hari ini malah sejak pagi hujan, berhenti, mendung... sampe' sekarang. Rencananya mo ke Smithsonian National Air and Space Museum yang ada di downtown DC habis lunch, jadi batal. Aaarrrggghhh... you know... I love rain, tapi kalo sampe' selama weekend ini cuma tinggal di rumah sendirian tanpa my lovely hubby, mana enaaaak??? Iyo, kemarin doi berangkat ke PA urusan kantor... sampe' Minggu malam baru pulang, insha Allah. Waaaaaaaah... nelangsaaaaa!!!

Anyhoo... jammi pikir lonely-lonely-an deh... cerita yang lain mo nah?! *hee hee*. Eh, iyo... tentang museum. Di sini, sa boleh bilang Washington, DC itu kota museum. Bagemana tidak... di downtown... ada satu kompleks semuanya museum. Yang hobby kunjungi museum (kayak saya, hee hee), serasa di surga deh (memangnya sudah rasa? *malu maki'*). Setiap kali ada kesempatan, sa selalu sempatkan ke museum. Bagusnya lagi, museum di sini tidak melarang pengunjung untuk motret (sa ingat waktu di Vancouver sempat ke museum di sana dan tidak boleh bawa kamera masuk *kodooong*!). And you wanna hear what's the best of it? Semuanya gratis! See? It's like heaven! hoo hoo. Trus, karena David tahu betul kalo sa suka ke museum, doi daftarkan kita bertiga (family membership) jadi Smithsonian members (untuk setahun)... dan kartunya baru saja tiba kemarin dulu.

Ini ada foto yang sempat sa ambil waktu kunjungi Natural History Museum dan Museum American Indian.

Smithsonian Museums

Dari semua 15 museum Smithsonian (lihat di websitenya) yang ada, sa baru kunjungi sepertiganya (baru 5 kodong...), termasuk National Zoological Park, itu pun kelimanya blum 100% dilihat. Tapi menurutku, National Zoo yang ada di DC ini masih kalah jauh kalo dibandingkan dengan Toronto Zoo. Cuma memang seingatku, kalo masuk Toronto Zoo ada admission fee... alias tidak gratis, hehehe. But it's worth it. Mmmm... kapan-kapan kalo ada kesempatan dan rejeki ke Toronto, mau ke Zoo lagi ah ;).

Thursday, August 25, 2005

A surprise!

It's really a surprise! Kemarin di mailbox kita dapat notification kalo ada kiriman barang. But it was too late to pick it up at the building's office... so baru tadi setelah jemput Iman pulang dari sekolah, baru sempat ambil. Mmmm... it's a big box... dan agak berat. Sa pikir, ini pasti kiriman buku buat David... atau apalah. Iman was so curious and demanded that we just open it. She was kinda suspicious that it's from her grandparents (David's parents) in California... but I said we're not supposed to open something that has no our name on. Trus... sa lihat ada ki David online... jadi sa tanya' ki kalo ada kiriman barang buat dia dari J-Life International, Inc.

Eh, dia bilang dia tidak pesan apa-apa. Kita berdua jadi bingung... akhirnya dia bilang buka saja. Pas sa buka... ada kartu tulisannya:

"Happy Anniversary, David & Yaty!
We couldn't throw rice at the wedding, so this is as close as we'll get!"

David Kearns

Balik ke Yahoo!IM, sa bilangi David jahat karena kirim hadiah pura-pura tidak tahu. Dengan lugunya dia balas kalo betul-betul dia tidak kirim apa-apa. Oooppsss...... tunggu dulu (wait a minute)... ini... dari... oh my! Of course! Itu bukan dari David... tapi dari the other David... the senior! alias Dad! Totally malu deeeeh ... sekalian terharu. It's sooooooo sweet!!!! Betulka'... rasanya kayak mo nangis. Akhirnya... kita punya ricecooker. Yup, it's a ricecooker (and also a warmer). Alhamdulillaah!



Terima kasih... Thank you, Dad and Mom!


Banyak cinta dari kami... Much much love from us...

Hadiah...

A gift. Yup. Minggu lalu waktu kita bertiga pi kunjungi Aunt Shirley (saudaranya Mom - ibunya David) yang tinggal di Lutherville (sekitar 1.5 jam dari Alexandria). Trus makan siang di restoran seafood makan kepiting. Ko tahu... lama sekali mi sa tidak makan kepiting. Kapan terakhir kali di'?! Ummm anyway... kalo mo liat "suasana" makan kepitingnya... klik saja... ada DI SINI.

Trus, yang sa maksud dengan "hadiah" itu adalah tripod peninggalan suaminya Aunt Shirley. Iyo... senangku dapat hadiah itu. Soalnya selama ini kalo mo ngambil foto yang bagus (dan tidak perlu deal with tangan yang gemetaran, hee hee) sulit sekali karena tidak ada tripod. Well, I had one... but I left it at home back in Makassar. Malamnya, sa langsung coba ni hadiah. Motret suasana malamnya Washington DC area dari kejauhan :)... dari balkon apartemen kami di lantai 6. Yaa... not bad lah. Mestinya akan jauh lebih bagus hasilnya kalo pake' kamera SLR Minolta Maxxum XTsi yang sudah 5 tahun mi umurnya... tapi... mesti pake' film lagi... trus mesti di-develop lagi... way too much stuff before I could see the picture *sigh*. So, that's why I bought this tiny sexy one: Nikon Coolpix 5100... Not bad... apalagi dibanding dengan yang punya spesifikasi seperti itu, this baby rocks . So, dengan hadiah tripod dari Aunt Shirley, ini beberapa foto yang "jadi" ;).


Bisa ki' lihat Mo(numen)Nas(ional) alias National Monument (yang katanya Iman like a giant pencil... lol) yang putih cemerlang (hee hee) nun jauh di sana? Yup, that it is!



It is beautiful, isn't it? Lampu yang berderet menuju ke Washington DC area itu...


"...the continuation of 95 into the city (395). Goes from Springfield to the Pentagon and across the 14th Street. And in our section of DC it points roughly toward Mecca."

Begitchuuu... keterangan dari sampingku, hee hee... Baek mi, Bapak! Thank you, Darlin' ... Makanya, kalo mo tahu arah kiblat, ngintip saja dari jendela .

Kalo kameranya diarahkan ke kiri... nah, ini mi pemandangannya ;).


Gedung apartemen kita ada di atas bukit... jadi dari lantai 6 bisa lihat semua-muanya... Tysons Corner (Fairfax county) kelihatan gemerlapnya, National Monument juga kelihatan dengan pemandangan Washington DC dari jauh :). It's a great view! Biasanya kalo lagi ballisi' sama semuanya (kayak kemarin... *sigh*), sa ke balkon dan lihat pemandangan indah... sampai ballisi'nya hilang sedikit-sedikit, hehehe...

Ok... lunch time. Lapar. Makan apa di'? Mmmm... baru mo isi kulkas nanti sore kalo David pulang kantor... Untungnya selalu ada persediaan Indomie... .

Mari ki' diiii....

Tuesday, August 23, 2005

What a day!

*whew*! Itu judulnya ceritaku hari ini, hee hee. Pagi-pagi setelah sholat subuh dengan Daeng-ku yang tercinta, ndak balek moppo' lagi. Susahko!... orang dijanji mo breakfast diluar, nyatami iya... sapa mo menolak? hee hee. Biasanya pagi-pagi David sudah cabut ngantor, dan tugasku ngurus Iman sampai dia naik bus kuning ke sekolah. Tapi berhubung karena Daeng Cambang-ku weekend ini akan retreat kantor (maklum mi... lagi ada re-organisasi besar-besaran di tempatnya jadi kuli... dan alhamdulillaah... dapat promosi lagi *big grin*), dia merasa perlu untuk "membayar" ketidakberadaan-nya di rumah weekend nanti dengan "memanjakan"ku dengan Iman.

So... jam 7 pagi, we went to Einstein Bros Bagels (dengan slogan-nya: Darn Good Food) di Beauregard (sekitar 5 menit by car dari "apartemen kami, surga kami"). The coffee was good... though this time I got mocha (not as yummy as Starbucks) and some cinnamon danish. Iman dan Baba-nya (dari kata "abah" artinya ayah in Arabic) makan bagels + butter (Iman sempat berkomentar: it's so buttery, hee hee... nassa mi iya!). Selama breakfast dan perjalanan pulang, kita dengar "kuliah"nya Iman tentang Ancient Greece (Yunani kuno). Kita sama-sama ketawa waktu dia cerita salah satu fun facts about Yunani sekarang adalah jumlah kambing lebih banyak dari jumlah penduduk Yunani seluruhnya! Setiap hari, selalu saja ada cerita menarik dari Iman... my young 8 years old angel. Tadi sore waktu dia dan Mamanya antarka' ke metro station, sa ngomong dengan Mamanya dan berkomentar (jokingly) tentang sign: Van Dorn Street Station: kiss and ride. That I have to kiss her when she dropped me off. We both laughed. Trus Iman (duduk di jok belakang) coddo' bilang:

"That's good... so you can kiss everyone who dropped you off at the station".
I replied: "Everyone?".
Yes, she said.
"Ummm... I can't kiss everyone, Iman!"
She looked at me puzzled. Lihatka' senyum-senyum, baru dia pikir-pikir trus
senyum, "Of course, not! I meant Baba... not everyone!".

Yup, daripada tinggal sendirian moppo' di rumah, sorenya setelah Iman dijemput Mamanya (mereka kemudian antarka' ke station), sa naik metro (subway) ke downtown DC... stop di Farragut West trus jalan kaki ke 16th Street. David greeted me at the door... ooohhh... . David tinggal "bagadang" di kantor karena ada eksekutif meeting. Namanya ji eksekutif... tapi santay bo'! Enak juga berada di lingkungan orang-orang geeky... mereka tidak serius-serius sekaliya kayak orang-orang kantoran yang berjas dan berdasi (yang mondar-mandir pas waktu lunch di downtown DC sini), most of them wear jeans and some kinda hawaiian shirt. Habis makan bareng, mereka lanjut meeting lagi while I'm reading the National Geographic September issue di ruang kantornya David... It's all about "Africa". It's soooo interesting! Bahkan di beberapa artikelnya tentang AIDS bikinka' terharu... dan di artikel lainnya bikin ka' ketawa karena keluguan orang Pygmies :D.

Setiap hari, ada saja yang bikin ka' amazed dengan my beloved hubby. Di sela-sela meetingnya (di conference room), dia bolak-balik: kasih kunci washroom untuk ingatkan ka' berwudhu (emang dia curiga sa habis apa kah? hahahahaha!); ingatkan kalo waktunya sholat Magrib (kita tidak bisa jamaah karena tempatnya sempit); bawakan ka' minum... etc... just checking on me and stealing some kisses, hehe... (dasar akal bulus!). He's my man! Dari dulu sa suka bilang... sa punya suami BULUS... BULe tapi UStadz, hehehehehe. And... look at him! He's standing there... waiting for me to finish "ceritaku" supaya kami bisa sholat Isya jamaah. Ok mi... that's for now... later...

*whew* what a day! another happy day... alhamdulillaah...