Monday, September 19, 2005

My weekend

Whew! It's Monday again. Kemarin lupa cerita kalo hari Sabtu lalu sa sudah dapat ID-ku. Berdua dengan David ke DMV Franconia, antrian mulai dari luar gedung sampe' akhirnya bisa duduk di dalam tunggu nomor kita dipanggil sebelum jam 12 (whew! soalnya jam 12 sudah tutup). Alhamdulillaah, tidak sampe' beberapa lama menunggu, ndak sampe' 15 menit, KTP/ID Virginia sudah di dompet. Mmmm... next step ke kedutaan melapor dan banyak lagi yang harusnya sa lakukan sejak tiba di sini dan tertunda karena tidak adanya ID itu.

Habis makan siang Springfield Mall foodcourt (we had chicken and lamb kabob... it's yummy ), David antar ka' pulang trus doi ke kantor. It's such a hectic week di kantornya that required him masuk kantor meskipun weekend :-S. Sa tinggal di rumah nyantai sambil nonton film klasik Lawrence of Arabia. Blum selesai nontonnya, sebelum jam 6 sore, David ngajak saya untuk ke downtown supaya kami bisa dinner bareng. Sa pikir, bagus juga... daripada tinggal di rumah sendirian malam Minggu? So, I went downtown naik bus dan metro subway. I was so glad that I did... at least bisa habiskan waktu dengan my loving hubby meskipun dia lagi kerja. It was really cool... and I enjoyed so much hang out with him and his coworkers (hee hee... mereka semua very cool!). Kita sampai di rumah jam 10 lewat... trus langsung deh nonton Shaolin Soccer-nya Stephen Chow. Agak-agak ongol (=silly), tapi lumayan lah untuk menghabiskan sisa malam :).

Sunday! Mmmm... museum time!!! David dropped me off at the in front of The Castle karena waktu kunjung museum hampir semuanya jam 10 pagi (kecuali the Castle yang sudah buka sejak jam 8:30). Saya memang blum pernah sempat ke sini, jadi sambil menunggu museum buka, sa keliling-keliling di the Enid A. Haupt Garden sambil motret sana sini dan duduk di taman menghabiskan caramel machiato dan apple raisin fritter yang kita beli dari Starbucks sebelum ke downtown.


Puas keliling taman selama lebih sejam, sa akhirnya jalan ke Smithsonian National Air and Space Museum. Belum juga pintu dibuka, lebih dari 10 bus besar membawa turis (entah lokal ataupun dari luar) sudah berjejer di depan gedung museum. Antriannya panjaaaang sekali!!! Selesai lewati security, mulai deh 'petualangan'ku selama kurang lebih 6 jam di sini ! Dan yang paling sa suka? Early Flight dan Exploring the Planets!!!

Kalo mo lihat lebih detail tentang museum ini, silakan "bertualang" dengan "berselancar" di website-nya di atas, khususnya di Exhibition.

Puas "bertualang" (dan karena betis rasanya sudah membatu ), sa ke kantornya David dan kita pulang bareng. Di rumah cuma sholat Magrib, trus kita keluar lagi for dinner... mmm... kali ini Chipotle! Meskipun awal weekend ini dimulai dengan banyak frustration, but its end was quite reliefing. Alhamdulillaah...

And today? The week just started... and I feeling beat up already. Oh maaaaan!

Saturday, September 17, 2005

Yaty rules!

Beberapa hari lalu waktu saya jemput Iman pulang sekolah, kami cerita-cerita di elevator . Dia bilang ke saya mo minta ijin ayahnya apa teman baeknya satu sekolah Antoine (atau Anton?) boleh main ke rumah kalo weekend. Sa sambil senyum bilang kalo untuk urusan itu, dia harusnya minta ijin ke saya, bukan ke ayahnya. Dengan muka penuh tanya, dia liati ka'... minta penjelasan. Trus sa jelaskan ke dia kalo urusan rumah dan segala-gala harus ke saya. Ayahnya pun kalo ada apa-apa harus ijin ke saya. Naaah, kalo bayar apartemen itu urusan ayahnya ... tidak perlu minta ke saya, hehehe . Tau' mi anak kecil... masih terus de pandangi ka' ... perhaps not even understand what I was talking about (I guess my joke was not that funny, eh? ;)). Sampe' di rumah, sa jelaskan mi lebih detail... kalo segala sesuatu tentang rumah itu urusanku. Jadi kalopun ada yang harus dia mintai ijin, itu saya. Well, trus kelihatan mengerti ki. Sorenya, waktu sa lagi masak untuk kami berdua (David lembur seminggu ini... paling jam 9 baru pulang), masuk ki juga ke dapur dan kotak katik huruf magnet yang nempel di kulkas. Sa ndak begitu perhatikan... sibuk ka' siapkan ki permintaannya untuk dibikinkan macaroni and cheese for dinner. Ndak berapa lama, dia panggilka' untuk lihat apa yang dia bikin:


Sa senyum , trus ketawa dan tanya kenapa dia "tulis" begitu. Sambil nyengir lebar-lebar, dia bilang: "coz you do!". Sa cium ki dan peluk ki. It's soooo sweet... and so cute. And I'm so glad that she's "my young lady". Hee hee... now who rules?!

Weekend ini sangat "mengerikan" ! Mulai hari Kamis sampe' Sabtu ini rasanya betul-betul diuji habis kesabaranku! Dan tidak ada tempat mengadu selain David... kasihan juga hubby-ku. Semua frustration sa tumpahkan... Dan dia dengan sabar mendengarkan dan menenangkan. Alhamdulillaah. Thanks, Honey... you're the best! Memang sa harus banyak belajar bersabar kayak David.

Sudahmo cerita susah deh. Kayaknya memang minggu ini (menjelang Ramadhan), waktunya untuk kembali belajar sabar dan bersyukur . Semalam kami bertiga ke Bertucci's mo makan pizza. Trus pulangnya kita nonton Son of The Mask. Lucu... tapi sedikit konyol. Ugh, masih banyak ceritaku... tapi malam mi blah... besokpi dilanjut lagi nah?! :)

Thursday, September 15, 2005

Kecewa!

"Same old... same old... ", begitu kata orang, at least untuk menggambarkan hari ini. Selain rutinitas tiap hari, siang tadi sa nonton filmnya Meryl Streep tahun 80-an: Sophie's Choice (Neflix punya DVD). It's a good movie... of course, it's Ms. Streep's movie ... bisa dipastikan bagus, bahkan Nona Streep dapat Academy Awards untuk perannya sebagai Sophie di film ini. Tapi aneh saja lihat Peter MacNicol yang berperan sebagai Stingo ... yang di film ini perannya rada serius (sa ingat juga dia pernah main di drama seri tema kedokteran: "Chicago Hope" sebagai pengacara rumah sakit/yayasan). Sa bandingkan dengan waktu dia main di serial tv drama komedi Ally McBeal sebagai John Cage yang eksentrik, rada aneh dan kocak (I like his character in this tv serial). I enjoyed watching Sophie's choice... with this "kombinasi yang mengerikan":

DVD remote control (cool!), kopi (my second one today -- mengkhawatirkan...), dan Silverqueen ( mengerikan! Eh, ini masih bagian dari pemberian Mery --teman kantor-- sebelum sa berangkat hijrah dulu). Sa bilang kopi mengkhawatirkan, karena sebenarnya akhir-akhir ini sa sudah berusaha kurangi minum kopi (apalagi sa tahu yang sa konsumsi belakangan ini banyak kafeinnya). Trus, selama disini knapa di' jadi sulit sekali untuk tidak snacking? Padahal sudah mulai ma' khawatir kalo jeans-ku sudah mulai sesak. Weeeyy... blum pi ini winter (biasanya kalo winter ke-balala-an meningkat, dan berat badan dijamin akan naik). Dan sa sudah pernah merasakan tidak nyamannya kalo berat badan naik... pokoknya (sulit digambarkan béla!) sangat tidak nyaman! Mmmm... ini juga karena selama di sini ndak pernah lagi puasa. Di Makassar dulu, sa selalu ikut Ibu dan Ayah (plus Attong) puasa Senin Kamis. Badan rasanya énténg dan lebih bisa sabar dan menahan emosi. Eh, Ramadhan sebentar lagi... moga-moga lepas Ramadhan sa bisa kembali puasa Senin Kamis. Rindu rasanya puasa...

Ok... knapa judul ceritaku hari ini: "kecewa"? Heh... begini ceritanya. Tadi waktu ke bawah cek mailbox, sa ketemu dua orang perempuan yang postur dan mukanya kayak kita... tipe muka Malaysia/Indonesia lah. Trus, sa langsung tegur pake' bahasa Indonesia:

"Dari mana?"
"Indonesia... Jakarta".

Dalam hatiku tersenyum... woohoo!!! asyik... ada teman bisa diajak bicara Indonesia di gedung ini! Mereka terburu-buru bawa barang banyak... berlalu begitu saja. Trus sa ambil surat-surat di mailbox (ada 2 DVD dari Netflix lagi buat Iman dan David ). Pas tunggu di depan elevator lagi, eh... datangki kembali dua orang itu. Hehehehe... sa senyum lagi... bahkan lebih lebar Kita bertiga masuk elevator sama-sama. Sa masih terus tersenyum dan ndak berhenti tanya sambil terus tersenyum:

"Tinggal di mana?"
"Sekitar sini" (semua pertanyaanku dijawab singkat dan acuh tak acuh).
"Di lantai berapa (di sini?)"
"Lantai 7. Ada yang pindahan" (maksudnya mereka lagi bantu entah teman entah siapa untuk pindahan).

Trus, saya maju dan mengajak salaman sambil menyebut namaku. Dibalas salam, tanpa dia sebutkan nama *deeeh?!*. Selanjutnya mereka saling mengobrol dan mengacuhkan saya. Mmmm... :(.

Masih banyak lagi yang saya tanya dan mo tanya. Tapi semua dijawab dengan nada seperti enggan. Trus, mereka bicara-bicara seakan saya ndak ada di situ. Akhirnya, sa cuma angkat bahu. Dalam hati sa membatin. Masa bodoh! Ini orang Indonesia kah? Sebangsaku kah? Rasanya mo cubit tanganku... apa ini betulan? Weeyy... Hello???? Karena tanggapan mereka dingin (tidak excited sama sekali ketemu dengan sebangsanya ), mendadak rasanya jadi beku darahku. Mauku' itu ajak mereka untuk singgah kapan-kapan... kasih alamat supaya kalo mereka ke sini lagi bisa ki' bersilaturrahmi. Oh give me a break! apalagi one of them is wearing a hijab/jilbab? ... shame on you ! Mana itu yang namanya rasa bersaudara? apalagi kita sama-sama berada di negeri 'antah berantah'? Aaarrggghh... betulka'! begitu pintu elevator terbuka di lantai 6, rasanya ndak moka' bicara lagi dan mo langsung menghilang dari hadapan dua orang (baca: alien... entah dari planet mana!)... tapi sebagai muslim yang beradab, sebelum keluar dari elevator, sa masih sempat balik ke mereka sambil tersenyum dan bilang: "Assalaamu'alaykum". Sa ndak dengar lagi apa mereka jawab atau tidak. Issengko deh... yang jelas kalo seandainya ada detektor asap di badanku, bisa mi dilihat asap keluar dari dari kepalaku saking kesalnya... dan kecewanya... super duper berat!

Sa bandingkan dengan waktu di Canada (Toronto) dulu. Sering sekali ketemu orang Indonesia (baik itu anak sekolah maupun orangtua), dan mereka amat sangat excited ketemu dengan sesama orang Indonesia. Bukan berarti karena di Toronto jarang orang Indonesia... jangan salah! Malah di Toronto itu banyak sekali komunitas orang Indonesia. Dan reaksi mereka kalo ketemu sesama orang Indonesia, sangat sangat berbeda dengan dua orang perempuan yang saya ketemu tadi . Pernah di atas streetcar (trem) di China Town Toronto, seseorang dari belakang menegur saya (waktu itu saya pake' jaket fakultas dulu waktu di Unhas bertuliskan: "Kelautan"): "Mbak... dari Indonesia ya?". Trus dengan ramahnya mengajak salaman... dan kita ngobrol-ngobrol. Indahnya..!

Di sini? Meh . Sudah ada beberapa kesempatan ketemu orang Indonesia... tapi rata-rata sangat tidak ramah dan terkesan menge-cuek-kan saya. Mmmm... ada apa gerangan dengan orang Indonesia di negeri ini? Sudah berhati batu kah? Ugh... sorry... masih "esmosis" .

Well... cuma bisa menghela napas panjang. Kalo dipikir-pikir, sa juga ndak rugi ji kalo orang Indonesia, sebangsa dan setanah airku di sini, tidak ramah padaku. Hehehehe... di Foxwood Place (gedung apartemen kami) masih ada Mike (super ahli tukang gedung ini), Carmello (janitor, cleaning service), dan yang lain-lainnya yang setiap pagi dengan ramah selalu menyapa dan menyempatkan ngobrol . Dengan Carmello yang bahasa Inggrisnya patah-patah, sa belajar Spanish. Paling tidak untuk menyapa apa kabar dan saling bercerita penuh bangga tentang anak perempuannya yang seumur Iman. Atau penghuni apartemen lainnya yang selalu tersenyum dan mengajak ngobrol... padahal kenal nama pun tidak. Itu cukup membahagiakan... dan menghibur hatiku yang lagi kecewa berat. Kapan ketemu orang Indonesia di sini (yang belum sa kenal sebelumnya) yang ramah pada saat bertemu pertama kali? Mungkin kalo ada, sa langsung bikin (party)... bikin Coto Mangkasara'... saking senangnya. Tapi kapan ? Wallaahu a'lam. Semoga bukan cuma my wishful thinking...

Insha Allah!

Wednesday, September 14, 2005

Hujan!

Hoooy... salaam! Setelah beberapa hari tidak posting apapun (selain cerita tentang Williamsburg), baru hari ini rasanya "enak" lagi untuk cerita-cerita. Sejak kemarin cuaca di Alexandria sudah mulai "cooler". Kemarin waktu antar Iman tunggu bus di depan, rasanya sedih lihat rumput mulai mengering... dan udara yang selama ini sudah 'panas' sejak jam 7 pagi, mulai terasa dingin dan kering padahal sudah jam 8. Well, fall is coming soon. Or is it here already? Lihat keluar lewat balkon depan... mmmm... soooo grey. Bertambah grey lagi karena hujan mulai turun.

Grey_and_rain

Apa Ophelia sudah mulai beraksi di pantai North Carolina sana?

Baca berita tentang hurricane ini itu betul-betul bikin miris hati . Belum lagi selesai dengan Katrina... ada lagi ini Ophelia. Sa bayangkan kalo Makassar kena kayak begini... tenggelam maki' semua.

Anyways, semalam sa dan David cerita-cerita tentang dampak lingkungan akibat badai Katrina. Kelihatannya EPA (Environmental Protection Agency) bakal sibuk berat untuk menangani urusan pasca badai... ditambah lagi kritik habis-habisan dari berbagai pihak karena risk assessment terhadap kawasan rawan badai seperti Louisiana tidak begitu jelas. Banyak pe-er bagi semua...

Mmmm... I'm going to start reading a new book (novel). Hari ini lihat novelnya Stephen King di rak buku. Jadi ingat pertama kali baca novelnya Stephen King: Four Past Midnight... I like it. Moga-moga yang mo sa baca ini bagus juga :). Will let you know...

Monday, September 12, 2005

Liburan di Williamsburg... Part 3 (habis)

Ballisi' alias koro-koroang alias kesal setengah mati! Kemarin, setelah selesai urusan beres-beres rumah dan baca berita online, sa mulai nulis bagian ke-3 dari "Liburan di Williamsburg". Pas sudah begitu banyak yang sa tulis, eeeehhh... sambungan internet-nya bermasalah. Dasar tukang kacca', sa periksa semua kabel yang ada trus jaringan wireless-nya juga, trus sa reboot komputer. Semua ok... tapi knapa semua page tidak bisa sa buka? Apa servernya down? Cek komputer Iman di living room... sama nihilnya. Stucked, sa telpon David... kasih tahu masalahnya. Yang aneh karena baik komputerku dan komputer Iman semua tersambung baikji koneksi wireless-nya... cuma begitu masuk ke internet ndak ada page yang bisa dibuka. David heran juga... dia suruhka' matikan modem dan router... trus tunggu 10 menit baru on-kan lagi. Weeeeek... sama ji. Sa bilang, semua yang sa tulis untuk blog-ku di Friendster hilang . Ededeh... malasku rasanya ulangi deh. Ya sudah, daripada ballisi' terus di depan komputer yang layarnya "diam" (semua sambungan messenger juga 'off'... ggggrrrrr... -- hee hee... ini smiley mengingatkanku sama David... dia suka panggilka' kalo sa lagi kesal/geram dengan samurai wife, karena mukaku sangar bedeng kalo begitu kayak samurai ), sa lanjutkan saja baca buku pemberian David beberapa waktu lalu:

Sebelum berencana ke Williamsburg pun sa sudah sempat baca buku ini... soooo informative! Tapi sampe' sekarang belum selesai-selesai juga .

Anyways, waktu David pulang kantor, dia langsung cek sana sini... and everything seemed ok. Doi sempat khawatir juga soalnya ada kerjaan yang mesti dia selesaikan (yang mesti nyambung internet). Setelah agak lama... baru ketahuan kalo masalahnya ada di telepon (kita pake' Vonage). Alhamdulillaah... nyambung lagi. Tapi sudah terlalu malas ma' untuk balik nulis lagi. Nah, sekarang baru bisa lanjut lagi.

FYI, ini sudah ketiga kalinya sa coba posting... yang terakhir beberapa menit lalu sudah selesai semua, eh, salah tekan tombol langsung hilang semua yang sa ketik... yang tertinggal cuma bagian yang ini ke atas . I screamed... kasihan Iman jadi kaget (dia lagi di ruang tengah) . Ah, well... coba lagi (hampir ma' give up saja deh)...


Ahad/Minggu, 4 September

Kita bangun telat pagi ini gara-gara kemarin habis jalan bermil-mil (olahraga) sekalian sport jantung (rollercoaster, bo'! ) di Busch Gardens. Habis sarapan di Aromas Café (lagi), kita langsung menuju ke Visitor Center untuk beli tiket. Setelah pikir-pikir dan nimbang mana yang cocok untuk kita, akhirnya kita putuskan beli Freedom Pass yang berlaku setahun... jadi kita bisa kembali kapan saja kita saja kita mau... woohoo!!! Di Visitor Center, kita diberi temporary card yang nantinya di beberapa lokasi bisa kita ganti dengan yang permanen lengkap dengan foto kita. Kita akhirnya dapat kartu permanen-nya di salah satu gedung dekat The Capitol... difoto ditempat and tadaaaa! Jadi mi! Here's mine:


Seharian kita jalan keliling Colonial Williamsburg. It's so amazing berada di lingkungan jaman dahulu, berabad-abad lalu dimana semua orang di sekeliling kita berpakaian serba "berat"...sedangkan ini tahun 2005 ... Hee hee... rasanya seperti yang di filmnya Laura Inggals Wilder itu (masih ingat ndak... film seri "Little House on the Prairie"?). Colonial Williamsburg kota kecil yang asri... setiap rumah/gedung punya taman bunga yang ditata apik dan cantik . Orang Inggris (jaman kolonial) katanya terkenal suka taman. Waktu singgah di gardener's place, David belikan ka' gardener hat... It's really cool! Kereeeen! hee hee.

Di setiap tempat/gedung bersejarah yang kita kunjungi selalu ada tour guide-nya yang siap sedia menemani kita untuk belajar sejarah. Kita sempat ke The Governor's Palace, The Capitol, juga ke penjara yang ada di samping belakang The Capitol (di dalam gedung ini ada General Court). Penjaranya ngeri juga... terutama yang letaknya di luar gedung, dan semuanya kayu. Bayangkan kalo winter (musim dingin) !!! Setiap sel cuma punya satu jendela kecil (berteralis) dan ada rantai tempat mengikat tahanan (mungkin yang berbahaya di'?!)... trus di salah satu pojok tiap sel ada undakan berbentuk kayak tangga. Waktu sa tanya David, itu apa? Eh, dasar goofball... dia langsung pura-pura kayak mo buka celana dan naik ke tangga itu... kayak kalo mo duduk di toilet. Awalnya sa bingung dia mo apa... oalaaaahhh ternyata lavatory alias toilet alias jamban toh? .

Oh iya, karena quota friendster gratisnya cuma 50 foto per bulan, foto-fotonya ndak bisa sa posting semua di sini . Kalo mo lihat foto-foto kami selama liburan di Williamsburg, boleh lihat di album fotoku di: Williamsburg, VA.

Sorenya sebelum kembali ke Autumn Leaves untuk sholat Dhuhr & Asr, kita sempat lihat beberapa atraksi di dekat Courthouse... dimana ada yang berperan sebagai George Washington (BAPAKnya Amerika ) memberikan "amanah" atau petunjuk kepada tentaranya. Yang lucu toh... di antara para tentara yang berbaris itu ada beberapa yang tampangnya (nassami orang) Asia! Pokoknya seru! Kata David, hampir semua orang yang berpartisipasi di Colonial Williamsburg ini dengan sukarela... artinya tanpa bayaran! Makanya... jangan heran kalo dapati orang-orang yang hilir mudik pake' pakaian ala Colonial tapi mukanya muka Asia! Hee hee. Justru di situ mi kerennya !

Malamnya, kita dinner di Blue Talon Bistro yang ada di dekat Merchants Square. Mmmmm... super yummy dinner! (fotonya ada di album foto di atas)... terutama dessert-nya! Dengan perut kenyang, kami berdua jalan kaki lagi sepanjang Jamestown Rd balik ke Autumn Leaves, holding hands . Mmmm... sudah jam 10 malam... artinya di Makassar sudah jam 10 pagi tanggal 5 September! Wow... jadi ingat setahun lalu... pas kita aqadnikah jam segini!



Senin, 5 September

Setelah dari tanggal 2 kita ber-long-weekend-ria di Williamsburg, kita akhirnya pulang ke Alexandria. Dalam perjalanan pulang, kita singgah di Richmond (ibukota negara bagian Virginia) sekalian makan siang di sini. David pernah tinggal cukup lama di sini sebelum akhirnya pindah ke DC dan kemudian Alexandria. Sampainya di rumah, David langsung tidur ... capek ki kodong nyetir, sambil sa unpacking barang-barang kita. Mmmmm... banyak cucian lagi nih besok .

Malamnya, kita bertiga (dengan Iman) ke salah satu restoran Jepang untuk makan malam... Trus Iman foto kita berdua sambil ucapkan Happy Anniversary .

Alhamdulillaah... we really had a great time this weekend... Kalo tidak ada halangan, kami bertiga (dengan Iman) akan balik lagi ke Williamsburg (terutama Busch Gardens... karena sa sama David yakin kalo Iman bakal sooo bored kalo dibawa ke Colonial Williamsburg, hehehehe... Memang belajar sejarah membosankan kah (dari kacamata anak-anak)? Well, not me! Sa suka (pelajaran) sejarah sejak masih kecil . Dan David bilang I'm in the right place for that .

Yes, Virginia is for (history) lover!

Friday, September 09, 2005

Liburan di Williamsburg... Part 2

Sabtu, 3 September


Ok... I'm telling you: Busch Gardens is a very cooooool place! Jangan salah dulu... ini bukan taman bunga (garden)... tapi taman rekreasi!

Seperti biasa, kita singgah sarapan dulu di Starbucks (as usual I got a tall mocha and David got some espresso, hee hee... namanya rumit bela... David itu kalo pesan kopi di Starbucks suka pilih yang tidak ada di menu... tapi orang Starbucks-nya tahu. Dasar coffee freaks!).

Sampe' di Busch Gardens... parkiran sudah hampir mi penuh! Ya, wajar saja... ini weekend terakhir (long weekend pula!) sebelum liburan (sekolah) summer berakhir. Di gate, kita bayar $8 yang berlaku seharian (dari jam 10 pagi sampai 10 malam)... not bad, eh? Kita parkir di "Italy" dan kemudian naik shuttle train menuju ke tempat kita beli tiket masuk. Antrian untuk beli tiket panjaaaaaaangnya astaghfirullah! sedangkan mesin otomatis untuk purchase ticket yang berjejer malah kosong . So, dasar suamiku geeky , langsungka' dia tarik kluar dari antrian dan pencet-pencet tombol kluarlah tiket kita. Weeeh, tiketnya lumayan mahal... tapi lumayan sebagai warga Virginia State, kita dapat good deal dengan Super Two-Fer! Sooooo... sebelum tanggal 30 Oktober, kita masih bisa gunakan kartu kita untuk ke Busch Gardens lagi... Woohoooyyy!!!! But next time, insha Allah dengan Iman .

Secara general (berdasarkan map yang dibagikan setelah kita beli tiket), areal taman dibagi 7 areal besar: England, Germany (plus Oktoberfest), Italy (plus Festa Italia), Ireland, France, New France (Québec), dan Scotland.


England : begitu masuk ke gate, kita sampai deh di "England". Trus kita langsung antrian (loooooooong queue! ) untuk naik (gondola) Skyride untuk menuju ke "France". It was really cool! Dari atas bisa lihat "Scotland" dan "Ireland". Kami berdua tidak ada yang fobia ketinggian... so kita fun fun saja lihat semuanya dari atas. Di England ini kita sempat cicipi "funnel cake" with strawberries topping! Lihat mi fotonya di atas ... it's super-d duper yummy! Trus, di sini juga ada Globe Theatre yang waktu kita ada disana lagi on show: R.L. Stine's Haunted Lighthouse (4-D movie). Kita nonton yang jam 8 malam... (habis nonton -- kurang lebih filmnya 22 menit -- kita sudah loyo, capek ... langsung pulang ke penginapan).

Germany : Di sini kita antrian (lagi) untuk masuk ke Curse of DarKastle... (fotonya ada di atas). Antriannya panjaaaaaaaaaang sekali sampe' keluar gedung! But it's worth it! Mo dicerita yang detail, susah béla... soalnya terlalu seru ! Trus, di Oktoberfest, kita naik roller coaster The Big Bad Wolf. Woohoooo!!! Terakhir kali sa naik rollercoaster mmmmm... perhaps 13 years ago di Dunia Fantasi (Ancol). Yang jelas, it's AWESOME! Di sini kita juga naik Alpengeist yang katanya "the world's tallest, most twisted inverted roller coaster". David sampe' mual waktu kita turun dari rollercoaster, hee hee. Sa tawarkan untuk naik yang belum sempat kita coba, dia bilang nanti sajalah kesempatan berikut... ndak kuat lagi katanya. Maklum... sudah tua, hee hee.


Italy : Masih dalam keadaan habis naik rollercoaster (plus ber"pusing-pusing-ria" kena kutukan di DarKastle , kita cari tempat buat makan di Ristorante della Piazza. Weeeeh, ini tempat rame sekali pas waktu makan siang. Trus lagi jam 1pm ada pertunjukan (30 menit) Holiday in Roma di Teatro Di San Marco. Matahari mulai mengganas... mmmm... habis makan dan nonton, kita jalan lagi... lanjut ke...

Ireland : Hampir seluruh "Ireland" kita kunjungi... hehehehe... it's exciting... maklum ini negeri nenek moyangnya David . Kita habiskan banyak waktu di sini. Kita sempat window shopping ke toko Emerald Isle yang jual barang-barang unik khas Irish. Ada yang seru di sini... ada souvenir gelas yang berhiaskan ornamen shamrock (khas Irish) yang pas sa balik bawahnya bertuliskan "Made in Indonesia"!!! Sa dan David ketawa... jauhnya ini gelas dibikin trus jauuuhnya lagi 'nama' yang dia sandang (Irish). Hee hee... bagaimana dengan kami di'?! sama saja. Satunya orang Bugis satunya lagi Irish... kombinasi yang sempurna . Trus... kita nonton performa lagu dan musik (juga cerita) di "Ireland". Di Castle O'Sullivan (pertunjukan jam 2:15), kita nonton teater musikal Secrets of Castle O'Sullivan yang menurutku bagus sekali!!! I'm so impressed! Ada kata-katanya yang sangat sa suka dan bermakna sangat dalam:

"Be careful what you wish for... and make sure that it (what you wish for) is wise"

Oh iya, waktu nonton ini kita satu jejer bangku dengan dua pasang suami isteri yang kelihatannya dari timur tengah (mereka bicara dalam bahasa Arab... guessing-nya David mereka dari Oman). Waktu lihat saya dan David, mereka kasih salam dan kami berdua serempak menjawab salam... that's really cool! Habis nonton teater di Caislean Ui Shuilleabhain , kita lanjut (antrian lagiiiiii) ke gedung sebelah untuk pertunjukan Corkscrew Hill. Mmmm... ini dudukji di tempat, tapi ada scene-nya yang serasa kita jatuh dari ketinggian. Jadi yang fobia ketinggian memang sudah diperingatkan. Trus, karena ini teater 4-D, kalo ada adegan air tersembur/terciprat, ya kita kena air juga, hehehehe. Habis nonton, kita jalan ke Jack Hanna's Wild Reserve... lihat American Bald Eagle dan Golden Eagle yang cantiiiiiiik sekali! Trus ada serigala putih yang wow besaaaar sekali... tapi cantik bo'! juga ada Burung Hantu dan beraneka macam burung eksotik. Pokoknya SERU!

Scotland : Kita naik roller coaster yang HEBOH di sini: Loch Ness Monster. WOW... sa sampe' teriak-teriak saking serunya kita dibolak balik, meliuk-liuk... sampe' rasanya tidak bisa bernapas . Tapi mana jera??? . Istirahat sebentar, jalan keliling lihat sana sini... baru kita balik ke Germany lagi naik rollercoaster yang lebih seru (katanya)... Alpengeist (keterangan di atas).

France : Di sini kita cuma keliling-keliling saja... Ndak banyak yang bisa di'petualang'i. David bilang, katanya: it's France... it's all about shops and food! hee hee. Well... lain ceritanya dengan...

New France : alias Québec! Yes, it's funny, EH? Naaaah... di sini seru! Begitu masuk area "New France" langsung deh tercium wangi bau barbeque. Habis bermual-mual gara-gara Alpengeist , kita makan malam di Trappers Smokehouse. Meskipun sudah mulai gelap, Busch Gardens tidak berkurang ramainya dari pagi ataupun siang tadi. Mungkin asyik juga di' naik roller coaster malam-malam? Heh.

Habis nonton Haunted Lighthouse di "England", kita sudah siap-siap pulang. Capek. Seharian betul kita keliling berjalan kaki (exercise habis bo'!) di Busch Gardens. Kaki rasanya sudah berat sekali untuk diangkat. Toa mi Ramang... hee hee. Akhirnya kita balik ke gate, naik shuttle train ke Italy, tempat NIN10DO parkir dari tadi pagi. Rasanya puas hari ini... sooooo excited... kayak anak kecil saja kita .

Satu hal yang paling mengesankan menurutku Busch Gardens bukan cuma taman rekreasi atau bermain atau apalah namanya... tapi juga betul-betul "taman" dalam arti sebenarnya. Hijaaaau dan asri! Dimana-mana kita lihat pohon tinggi menjulang, rindang dan teduh, trus meskipun di sana sini terdengar lengkingan teriakan pengunjung yang lagi naik rollercoasters, tetap saja rasanya damai karena suasana alamnya yang cantik! I am sooooo impressed. Dan insha Allah... kita akan kembali lagi ke sini... maybe in 3 weeks... karena tiket kita masih berlaku untuk satu kali masuk sebelum tanggal 30 Oktober (dan kita sudah ndak bisa ke sana awal Oktober karena sudah bulan puasa -- Ramadhan). Tiket masuknya memang lumayan mahal... but it's worth it! Hari kedua liburan kami di Williamsburg betul-betul fun dan berkesan. Alhamdulillaah...

Besoknya kita ke Colonial Williamsburg... wisata sejarah ke jaman dahulu kala...

Bersambung...

Thursday, September 08, 2005

Liburan di Williamsburg... Part 1

As promised, ini mi ceritaku selama liburan "Yaty & David's 1st Anniversary" di Williamsburg, VA... dari tanggal 2-5 September 2005. Ini bagian pertama...


This is our story...

Jumat, 2 September

Seperti biasa pagi-pagi bangunkan Iman dan bantu dia siapkan semuanya sebelum ke sekolah. Kali ini, David yang antarki ke bawah tunggu bus sekolah di depan gedung. Ndak tahu kenapa sa jadi koro-koroang bukan kepalang hanya gara-gara hal sepele. Insiden kecil itu akhirnya bikin ka' (mostly karena ballisi' dengan diriku sendiri)... tapi setelah "diskusi dan debat terbuka" dengan David akhirnya kita (kayak teletubbies... "berpelukaaaaaan" hee hee). Kita berdua sama-sama kepala batu... dan sama-sama "jago" gea' (= debat), tapi untungnya kita bukan orang yang sulit untuk saling minta maaf kalo sudah (diper)jelas(mi) letak (ma)salahnya (itu tongmi bagusnya, hee hee). Alhamdulillaah, (setelah packing) waktu kita tinggalkan rumah, kita sudah ce-es lagi. David juga bikinkanka' espresso sebelum kita berangkat... hehehehe... minumnya sambil masih kucek-kucek mata yang masih pegal habis "cengeng".

Perjalanan menuju Williamsburg yang normalnya cuma 2.5 jam (according to Google Maps), kita tempuh lebih dari 4 jam. Banyak singgah-singgahnya, pertama ya beli gas lah (ododoeeeee... harga bensin sekarang di sini gila-gilaan... masa' sampe' lebih 3 dollar? Tapi mo bagemana lagi kalo memang kita butuh? Then, with a "happy car" (istilahnya David kalo tanki bensin "NIN10DO" terisi penuh),

kita melaju... Dalam perjalanan senang sekali lihat kiri kanan yang sangat hijau. Jadi ingat kerjaan waktu masih di Makassar... seandainya jalan-jalan tol/highway/bebas hambatan di tanah air juga seperti ini hijaunya... seandainya...

Lewat siang (setelah singgah di CVS Pharmacy beli rechargable batteries for my camera dan berhenti sebentar untuk cuci mobil di carwash dekat pom bensin), kita singgah di Fredericksburg untuk makan siang. Carlos O'Kelley (mexican resto) jadi tempat kita singgah isi 'kampung tengah'. Habis itu, kita back on the road again... trus singgah lagi (nature calles ) dan akhirnya jam 3:40pm kita sampai di Autumn Leaves (Bed&Breakfast)



dan disambut dengan tour keliling "rumah" kita selama weekend itu sama Jim (pemilik rumah). "Rumah" kita lumayan cozy... ini dia nih...

sayangnya dapur tidak sempat sa potret. Ka selama di sini kita hampir tidak pernah pake' dapurnya... itupun cuma kulkas yang kita pake' untuk simpan juice dan kue ataupun leftover kita kalo makan di luar.


Setelah beres-beres (settled) dan David sholat... mmmm... lihat itu gambar suamiku tercinta lagi sholat. Dia sempat protes waktu habis sholat karena sa ambil gambarnya (saat dia lagi sholat), hehehehe. Mengganggu, bedeng. Sorry, My Love... I'm just... soooo-o-o proud of you! Dimanapun dan kapanpun, sholat tidak pernah ditinggal. That's my hubby, you know ... and I'm soooo in love with him.

Tempat kita menginap (Autumn Leaves B&B) memang dekat dari mana-mana. NIN10DO diparkir dihalaman B&B dan kita tinggal jalan kaki ke downtown kota Williamsburg... ke Merchants Square.



Untuk yang hobby belanja barang antik dan barang-barang khas peninggalan kolonial Inggris dulu, ini mi tempatnya . Setelah jalan keliling lihat aneka ragam toko (kalo mo lihat daftar toko yang ada di Merchants Square ini... KLIK DISINI), kita pigi ngopi di salah satu kafe yang ada di sana: Aromas Cafe, suasananya cozy dan rasanya jadi anak muda ki' lagi... hehehehe... karena ini kafe model anak sekolah punya . It's really comfy place to chat sambil menikmati and some pastries (though, besoknya waktu kami coba "chocolate croissant"nya... mmm... biasayya ji. Malah rada "meh"). Oh iyo... forgot to mention kalo di Williamsburg ini ada William and Mary College yang merupakan college tertua kedua di bumi Amerika Serikat (chartered 1693). Dan Autumn Leaves boleh dibilang ada dalam lingkungan kampus . Pada weekend ini, kampus W&M rame sekali karena Selasa depan (tanggal 6) mulai tahun ajaran baru. Banyak sekali orangtua students yang datang antar anaknya... apalagi ini long weekend (Labor Day). Untungnya kita sudah pesan tempat untuk menginap sejak jauh hari (kalo tidak salah sekitar 1.5 bulan lalu David sudah kirim panjar bayar untuk semalam).

Lanjut lagi nah?! ;). Sambil tunggu waktu untuk makan malam, kita duduk-duduk di salah satu bangku yang ada di Merchants Square... sambil sa kacca' ki kameraku... ternyata asyik juga kalo dibikin warnanya ke mode "Sepia" dan "Cyanotype". David hanya senyum-senyum lihat ka' motret kiri kanan.... Kita makan malam di The Trellis. Ini restoran fancy sekali! Beberapa minggu lalu waktu kita putuskan untuk liburan ke sini, David sudah memang mi pesan tempat/reservasi untuk kita berdua dinner. Woohoo... romantis sekali suasananya . Karena itu, susah sekali mo motret (sa tidak mo pake' flash/blitz karena ndak enak mengganggu... manalagi suasana restoran memang rada formal dan remang-remang begitu ). Makanannya seru... apalagi crab cake di plate-nya David... mmmm...


Sa sempat mengeluh ke dia... knapa selalu dia tahu mana yang mesti dipesan? dan selalu yang dia pesan lebih enak dari yang sa pesan, hehehehe. Dasar sirik ;).

Selesai makan dan ngobrol, kita trus ke Kimball Theatre untuk nonton film anime-nya Hayao Miyazaki: Howl's Moving Castle (pertunjukan yang jam 9 malam). Bagus tawwa ! Eh, itu ruang bioskop-nya toh... kecil sekali... hanya muat maksimum 32 (kalo tidak salah). Tapi cukup canggih... dan lumayan lah dengan bayar tiket US$7.5 (per orang). Hampir jam 11 malam baru selesai. Jalan-jalan sudah sepi... kita jalan kaki lagi pulang ke Autumn Leaves... holding hands... feeling sooo in love . Habis sholat Magrib & Isya, mata sudah 5 watt mami... kita berdua langsung teler . Siap-siap besok lebih capek lagi jalannya... kita mo ke Busch Garden.

Bersambung...

Wednesday, September 07, 2005

I learned my lesson!

Setelah dua hari tidak bisa buka weblog Friendster-ku, hari ini akhirnya bisa mi. David bilang, itu mi bedeng resikonya kalo gratis , ndak bisa protes kalo ada masalah. Bisanya cuma pote-pote (= ngomel) sendiri, hee hee. Padahal waktu baru pulang dari Williamsburg, sa bersemangat sekali mo nulis dan bagi cerita di sini. Anyway, sa akan cerita tentang weekend kami di post selanjutnya. Ini cuma sekedar mo bilang "akhirnya..." setelah weblog friendster-ku "mati suri" selama dua hari . So, here I am... back again. Nulis blog sambil nikmati ...

Oh iyo... tadi malam juga rasanya nelangsa sekali... otot-otot lengan atasku (dua-duanya lagi ) nyut-nyut... pegal bukan kepalang! Memang kemarin seharian banyak sekali kerjaanku setelah meninggalkan rumah 4 hari untuk ber-weekend-ria... pokoknya ndak berhenti ka' kerja sampe' semua beres dan bersih. Betul ka'... sampe rasanya sa mo gila saja karena tidak bisa tidur. David so coba kasih IcyHot Chill Stick, tapi tetap tidak mempan. Betul-betul bikin ka' frustrated. Karena tidak tahan, sa ke lemari obat liat ada Ibuprofen kaplet yang salah satu kegunaannya untuk "muscular aches". . Siapa saja yang kenal ka' pasti tahu sa paling tidak suka yang namanya minum obat (apapun). But, I just couldn't stand the aches. So, I did take one. Alhamdulillaah, ndak sampe' 15 menit, pegal-pegalnya berkurang sedikit demi sedikit. Dan karena memang sa ngantuk sekali... langsung deh . Pagi tadi waktu bangun sholat subuh, sa ksitau David kalo itu obat manjur sekali... tapi moga-moga ndak akan pernah sa pake' lagi. Dan yang jelas, sa ndak mo kasih kerja rodi lagi kodong lenganku... kasian sudah sa "paksa" kerja yang melebihi kapasitasnya. Well, I learned my lesson...

Tuesday, September 06, 2005

Melatiku mekar...

Yesterday, when we came back from our little vacation, I saw my melati's fully blooming! Soooo beautiful and our bedroom smells sooo nice with its (jasmine) fragrance. As promised, here's the pic...


Kemarin, genap setahun kami menikah. Alhamdulillaah. Melatiku mekar... harumnya memenuhi kamar kami... and there's sooo much love in the air.

Happy Anniversary, my Love

Thursday, September 01, 2005

Menyerah...



It's such a frustrating day! (yet, so productive one). Pagi-pagi setelah David ke kantor, sa balik tidur lagi. Ndak tahu tadi malam tidur ndak nyenyak... ditambah mimpi yang aneh-aneh lagi :S. Jam 9 baru bangun lagi... bikin kopi (coba kopi instant baru... soalnya stok lama sudah habis). Lagi asyik ngopi, Iman datang minta ijin pake' kamar mandi kita. It's leaking again, katanya. Tengok kamar mandinya Iman yang lantainya kayak kolam renang *aduh!*. Ini untuk kesekian kalinya dalam bulan ini. Pernah mi sa lapor ke office di bawah... tapi kembali lagi airnya menggenang. Blum lagi habis kopiku, petugas yang mo semprot apartemen kita (pest control program) datang. Semprot dapur, kamar mandi... trus pas lihat kamar mandi Iman, si bapak kasihtahu kalo saya harus lapor karena kasihan orang yang di lantai bawah. Will do, sa bilang. Memang harus mi dilapor. Ok... habis mandi dan bersihkan rumah, sa ke bawah dan minta assistance sekalian isi laundry card. Harus nyuci hari ini... soalnya kita kan mo keluar kota selama 4 hari... ini ji yang bikin ka' seno (= gila).

Oh iyo... knapa sa kasih judul ini cerita "menyerah"? Soalnya kesabaranku diuji habis-habisan hari ini. Iman tidak sekolah karena ada acara kurikulum day di sekolahnya (hanya untuk hari ini, besok sekolah lagi). Sa coba untuk berkompromi... tapi tau' mi itu anak-anak. Mungkin juga karena sa lagi mo koro-koroang saja... shame on you, Yaty! (kataku dalam hati). Ah, anyways, hari ini cukup produktif: kompor mengkilap, cucian done, menyeterika (hampir selesai), dan sekarang lagi coba rice cooker baru pemberian Mom & Dad. Rencananya mo masak nasi goreng, stirfry vegetables and tofu, dan tumis udang+cumi. Lumayan... rindu juga masak setelah hampir seminggu "libur" masak karena ndak sempat belanja.

Ah, I can't wait until tomorrow... insha Allah mo ke Williamsburg berdua saja dengan hubby tercintaku untuk celebrate our 1st anniversary . Mmmm...