Wednesday, June 10, 2009

Catatan Hati

According to Abu Hurayrah, the Messenger of God, may God give him blessings and peace, said: God, ever mighty and majestic is He, says:
"
I am present in My servant's thought of Me, and I am with him when he remembers Me. If he mentions Me in his self, I mention him in My Self, and if he mentions Me in an assembly, I mention him in a better assembly than that. If he approaches Me by a hand's breadth, I draw near to him by an arm's length; and if he draws near to Me by an arm's length, I draw near to him by a fathom. If he comes to Me walking, I come to him running."
Diriwayatkan oleh Abu Hurayrah, Rasulullah SAW bersabda: Allah yang Maha Kuasa berfirman: "Aku hadir pada saat hamba-Ku memikirkan Aku, dan Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Saat hamba-Ku menyebut-Ku dalam dirinya, Aku menyebutnya dalam DiriKu, dan bila dia menyebut-Ku di dalam majelis, Aku menyebutnya dalam majelis yang lebih baik dari pada itu. Apabila hamba-Ku mendekati Aku sepenggalah tangan, Aku mendekatinya sepanjang lengan; dan bila dia mendekati Aku sepanjang (satu) lengan, Aku mendekatinya sepanjang dua lengan. Bila hamba-Ku datang pada-Ku dengan berjalan, Aku datang padanya berlari." (saya terjemahkan bebas sesuai dengan bahasa Inggris dari hadith di atas)
Hari ini, aku hamba-Mu ya Allah... datang berlari dengan sekuat hatiku membawaku pada-Mu. Bersimpuh syukur tiada hingga.
Betapa Engkau menyayangiku, memanjangkan umurku, menikmati semua karunia dan berkah-Mu yang serasa tiada pernah habis untuk aku syukuri.
Aku tahu tak pantas aku minta lagi... sudah terlalu banyak yang Engkau beri. "Berdoalah, maka Aku akan mengabulkannya!", begitu Engkau berjanji untuk mengabulkan semua doa yang hamba-Mu panjatkan pada-Mu.
Maka ya Allah, kutengadahkan kedua lenganku, kutundukkan hatiku meminta dengan penuh kehinaan seorang hamba: "berikanlah aku kesempatan, kesehatan, kekuatan, ilmu, dan kesabaran untuk bisa mendidik dan mengantarkan anak-anakku menjadi calon penghuni surga-Mu... Aamiin yaa Rabb al-'Aalamiin!"


Sebuah catatan hati... di kala usiaku sampai di angka 39... 10 Juni 2009

Sunday, May 10, 2009

Happy Mother's Day

To my beloved Ibu di Makassar, Mom in Sunnyvale, Indo' di Pangkajenne' Sidenreng, kakak-kakakku tercinta Kak Ina and Ida di Makassar, my sister in laws Katie, Holli, and Maura, Naniek and Iyam, Tante Putri dan Tante Tatti, my daughter Iman's mother Dounia,... and all mothers where ever you are...

HappyMother'sDay2009
May God bless us all!

With all love,
Zahra's Bunda -- Iman's Yaty

Saturday, March 07, 2009

Happy birthday, Aunt Shirley...

Tidak terasa sudah lebih dari empat bulan Aunt Shirley meninggalkan kami semua. Rindu... begitu satu-satunya kata yang dapat saya bilang untuk mengutarakan perasaan saya tentangnya. Seperti janji saya saat kami sekeluarga beserta para kerabat dan sahabat menguburkan Aunt Shirley di tempat peristirahatannya yang terakhir di Parkwood tanggal 3 November 2008, bila kami akan datang mengunjungi kuburan beliau pada hari ulang tahunnya.

Meskipun ulang tahun Aunt Shirley besok tanggal 8 Maret, hari ini kami berempat berkunjung ke makam Aunt Shirley di Parkville (sebelah utara kota Baltimore)... ziarah kami yang pertama sejak Aunt Shirley berpulang tanggal 31 Oktober tahun lalu. Setiba di sana, saya kemudian menjelaskan ke Zahra tentang Aunt Shirley-nya... dan kami bersama mengirim doa dengan membaca Al-Fatihah buat beliau...

Visiting Aunt Shirley's resting place 001 Visiting Aunt Shirley's resting place 007
Selamat ulang tahun, Aunt Shirley sayang... semoga engkau tenang di sisi-Nya. We miss you and we love you so much...

Friday, March 06, 2009

Spring forward...

springforward2009Kalo sebelumnya saya pernah menulis blog entry di akhir Oktober 2006 yang lalu tentang fall back... kali ini saya ingin menulis kebalikannya: spring forward!

Cerita di balik dua postingan ini sebenarnya sama, yaitu tentang DST atau Daylight Saving Time. Hanya saja satunya "memundurkan" waktu 1 jam, sedangkan yang satunya lagi "memajukan" waktu 1 jam. Yang satunya: "jatuh ke belakang" (fall back; meskipun kata "fall" sebenarnya merujuk pada musim gugur atau fall); dan yang satunya lagi "mengeper - kayak kawat spiral yang loncat maju ke depan" (kata "spring" merujuk pada musim semi yang sudah di ambang pintu). Meskipun saya sudah bercerita banyak di postingan tahun 2006 tersebut, bagi yang ingin belajar dan ingin tahu segala sesuatu tentang DST, silakan berkunjung ke Museum Interaktif: WebExhibits. I found this website is pretty cool and fun !

Tahun 2009 ini, "spring forward" jatuh pada tanggal 8 Maret, hari Minggu jam 2:00 dinihari nanti (Sabtu malam). Ndak tahu kenapa, dibanding "fall back", saya lebih suka yang ini. Perbedaan waktu di sini dan kota kelahiranku Makassar jadi 12 jam... lebih mudah ingatnya... terutama kalo mo telepon. Oh iya, hari Minggu tanggal 8 juga itu kami bakal sibuk seharian. Pagi sampai siang saya ngajar di Madrasah IMAAM, dan sore sampai malam (Maghrib hingga Isha) kami sekeluarga insha Allah akan menghadiri peringatan Maulid Nabi Rasulullah SAW: An Evening of Remembrance di Medina Center. Insha Allah, saya akan mencoba untuk menulis khusus tentang event tersebut di sini nantinya.

Musim semi segera datang . Waktunya packing dan beres-beres. Dan begitu spring datang, kami pun pindah rumah...

Wednesday, March 04, 2009

Yang Maha Penyayang



Tidak setiap orang mengetahui, bahwa jauh di dalam jiwanya, setiap hari bergaung selaksa doa tanpa kata

"Wahai Sang Maha Penyayang, jangan sampai hari ini aku tak makan, jangan sampai tak minum, jangan sampai patah tangan, jangan sampai jiwa linglung, jangan sampai hari berantakan, jangan sampai lepas napas di hidung, jangan sampai kehabisan pakaian, jangan sampai tidur tak bangun, jangan sampai menyerbu banjir bandang, jangan sampai meledak gunung, jangan sampai pecah bintang, jangan sampai matahari turun....".

Dan Allah, Maha Mengabulkan, namun teramat sedikit yang orang rasa dan pikirkan.

Selaksa doa yang diam, selaksa pengharapan bisu diucapkan oleh kesunyian:
Allah Maha Meniti dan Mendengarkan, kasih-Nya tak terumuskan, di mulut-Nya sukma orang-orang bergelantungan.


Di malam-malam yang sepi, orang mengucapkan permintaan-permintaan tambahan, sebab segala yang telah dijamin Tuhan, terkubur di tanah bisu kealpaan.

"Kenapakah saudaraku -- demikian engkau mengatakan -- kenapakah selalu hanya kita ingat satu di antara seribu: yakni anugerah Allah yang ditunda, atau ia balik warna kejadiannya -- sedang dengan itu kita diajari bagaimana membaca rahasia?"


[Dikutip dari "Syair-Syair Asmaul Husna" oleh Emha Ainun Nadjib]

Hatiku tersobek, jiwaku meregang, batinku menangis untuk seorang sahabat ...
Dalam kelelahan ini, sepotong doa terkirim buatmu...


Lilypie 1st Birthday Ticker